Breaking News

Gelapkan Iuran BPJS Ratusan Juta, Anggota Satpol PP Kota Semarang Dipecat

Foto: net

WELFARE.id-Lantaran menggelapkan uang setoran pembayaran BPJS Ketenagakerjaan (TK) dan BPJS Kesehatan salah satu anggota Satpol PP Kota Semarang dipecat.

Anggota penegak perda itu dipecat akibat  menggelapkan setoran iuran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan untuk pegawai non-ASN hingga Rp812 juta.  

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto membenarkan adanya tindak penggelapan uang yang dilakukan oleh anggotanya. 

"Pelaku sudah dipecat dan sekarang ditangani polisi," ungkap Fajar akhir pekan lalu (24/06/22). 

Fajar juga menjelaskan, uang senilai Rp812 juta terdiri dari uang setoran sebesar Rp618 juta untuk setoran BPJS Ketenagakerjaan danRp194 juta untuk pembayaran BPJS kesehatan.

Fajar juga membeberkan, pelaku berinisial HLK berpangkat golongan II/C bekerja sebagai bendahara pengeluaran pembantu (BPP) sebelum akhirnya dipecat.

"Sejumlah staf sudah diperiksa secara internal," kata dia. Dari pemeriksaan secara internal itu, Fajar menemukan beberapa bukti yang menunjukkan adanya hal yang tak wajar terkait iuran BPJS yang mengarah ke HLK. 
"Persoalan berakar dari perbuatannya HLK," paparnya juga. 

Fajar juga minta memo internal dari Wali Kota Semarang untuk mengusut tuntas perkara HLK. Seingatnya, terduga pelaku dipecat sejak Februari 2022 lalu.

Dari Inspektorat memberi waktu 15 hari untuk keberatan tapi ternyata tidak ada keberatan sehingga yang bersangkutan dikeluarkan oleh Pemkot Semarang," katanya juga.

Tak berhenti di pemecatan, kasus HLK juga diproses ke ranah hukum. Saat ini, terduga pelaku sudah dilaporkan ke Polrestabes Semarang.
"Saat ini sudah menyandang status tersangka," tandasnya. (tim redaksi)


#kriminalitas
#penggelapan
#satpolpp
#kotasemarang
#jawatengah
#bpjsketenagakerjaan
#bpjskesehatan

Tidak ada komentar