Breaking News

Diundang ke Gedung Putih, BTS Bahas Ini

BTS berkunjung ke White House bertemu Presiden Joe Biden. Foto : instagram @whitehouse

WELFARE.id - Grup idol Korea Selatan BTS baru saja bertemu Presiden AS, Joe Biden. Idol yang beranggotakan RM, Jimin, Jungkook, V, J-Hope, Suga, dan Jin itu bergabung dengan Sekretaris Pers Karine Jean-Pierre untuk konferensi pers peringatan AAPI Heritage Month yang diperingati selama Mei untuk mengakui kontribusi dan pengaruh orang Amerika keturunan Asia dan Amerika Kepulauan Pasifik terhadap sejarah, budaya, dan pencapaian AS. 

Ketujuh anggota BTS masing-masing memberikan komentar singkat tentang kejahatan kebencian anti-Asia, pentingnya inklusi dan basis penggemar mereka yang berdedikasi. "Merupakan kehormatan besar diundang ke Gedung Putih hari ini untuk membahas isu-isu penting kejahatan kebencian anti-Asia, inklusi dan keragaman Asia," ujar RM, pemimpin grup BTS. 

RM juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joe Biden. Ia menyadari, seniman juga memiliki pengaruh kepada masyarakat untuk melakukan kampanye kebaikan. "Kami berterima kasih kepada Presiden Biden dan Gedung Putih dan untuk memberikan kesempatan penting ini untuk berbicara tentang penyebab, mengingatkan diri kita sendiri tentang apa yang bisa kita lakukan sebagai seniman," tambah pria yang jago ngerap itu. 

Ini merupakan kunjungan BTS pertama kali dari serangkaian penampilan bintang-bintang muda yang diminta oleh presiden AS untuk berbagi pesan di Gedung Putih. BTS juga sebelumnya telah berpidato di PBB pada 2018 dan 2021 tentang perubahan iklim dan vaksinasi COVID-19. 

BTS juga bertemu dengan Presiden Joe Biden di Ruang Oval untuk membahas perlunya bersatu dalam solidaritas, inklusi dan representasi Asia, dan mengatasi kejahatan kebencian dan diskriminasi anti-Asia. Pertemuan BTS dan Joe Biden tersebut bersifat tertutup.  

Biden juga mengunggah video singkat pertemuannya yang disebut bermakna olehnya. Laman resmi POTUS di Twitter menulis presiden sangat senang atas pertemuan dengan BTS. "Terima kasih atas semua yang Anda lakukan untuk meningkatkan kesadaran seputar meningkatnya kejahatan kebencian dan diskriminasi anti-Asia. Saya berharap dapat segera berbagi lebih banyak percakapan kami," katanya. 

Biden juga tampak memberi tahu bahwa publik sangat peduli dan mendengar suara atau seruan dari boybanf beranggotakan tujuh orang tersebut. Setiap gerak-gerik yang dilakukan, bukan hany tetang bakat hebat, tetapi juga pesan yang dikomunikasikan BTS, menjadi penting bagi khalayak. 

Sampai saat ini sentimen anti warga dan imigran Asia dan Kepulauan Pasifik dianggap masih cukup kentara. Oleh karenanya, BTS pun menyerukan inklusivitas bagi warga Asia dalam ajang pertemuan tersebut. (tim redaksi) 

#bts
#whitehouse
#joebiden
#aapiheritagemonth
#army
#potus

Tidak ada komentar