Breaking News

Diduga Pakai Narkoba, Pejabat Padang Pariaman Dicokok Polisi


WELFARE.id-Dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu, Polres Kota (Polresta) Pariaman, Sumatera Barat, menangkap seorang oknum pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman. 

Pejabat berinisial AS, 54, itu dicokok Sabtu (18/6/2022) sekitar pukul 14.00 WIB. ”AS ditangkap kemarin sekitar pukul 14.00 WIB di Kelurahan Lohong, Kecamatan Pariaman Tengah," terang Kapolres Pariaman AKBP Abdul Azis, Minggu (19/6/2022).

Ia juga mengatakan penangkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Pariaman dan laporan masyarakat bahwa di lokasi penangkapan sering dijadikan tempat transaksi narkoba jenis sabu-sabu sehingga membuat warga resah.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi masyarakat tersebut, ujarnya juga, Tim Opsnal Mata Elang berkoordinasi dengan Kasat Resnarkoba Polres Pariaman menuju lokasi guna melaksanakan pengintaian. 

Polisi lantas melakukan pengepungan kantor biro wisata yang diduga sebagai tempat transaksi narkoba tersebut. "Tim melihat seorang laki-laki berada di dalam kantor biro wisata itu, kemudian mengamankan pelaku," katanya juga.

Saat penangkapan, lanjutnya, polisi menemukan satu plastik klip bening ukuran sedang yang diduga berisi sabu-sabu dan AS mengakui kepemilikan barang haram itu. Selanjutnya, kata dia, tim memanggil warga untuk menyaksikan penggeledahan pelaku.

"Kemudian tim menemukan kembali dua paket klip bening ukuran sedang di saku celana pelaku, satu timbangan digital, dan barang bukti lainnya," ujarnya juga.

Selanjutnya, pelaku dan barang bukti dibawa dan diamankan ke Mapolres Pariaman untuk pengusutan lebih lanjut. 

Kapolres juga menyebutkan kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti saat penangkapan, yakni tiga paket plastik klip bening ukuran sedang diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu, 12 plastik bening ukuran sedang, satu macis, satu unit gawai, satu unit telepon seluler, uang tunai Rp 96 ribu, timbangan digital, dompet, satu bong, dan tujuh pipet.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Padang Pariaman Rudy Repenaldi Rilis membenarkan bahwa AS merupakan pejabat di daerah itu dan pihaknya mempersilakan kepolisian menangani kasus tersebut.

”Perbuatannya tidak dapat ditoleransi, artinya silakan diproses secara hukum,” ujarnya. Dia juga mengatakan terkait penangkapan itu maka AS dinonaktifkan dari jabatannya.  

Selain itu, Pemkab Padang Pariaman kini tengah mencari pelaksana tugas (Plt) untuk jabatan AS tersebut. ”Untuk hukuman terhadap pelaku sebagai aparatur sipil negara (ASN) menunggu perkembangan persidangan,” tandas Rudy. (tim redaksi)

#narkoba
#polrespariaman
#pemkabpadangpariaman
#sabu-sabu
#kapolrespariaman 
#akbpabdulazis
#sekdapadangpariaman 
#rudyrepenaldirilis

Tidak ada komentar