Breaking News

Dampak Negatif Pandemi COVID-19, Turunkan Kemampuan Sosial Anak

Anak bermain bersama. Foto: Ilustrasi/ Dok.Kementerian PPPA

WELFARE.id-Pandemi COVID-19 yang berlangsung sejak 2020 lalu ternyata berdampak buruk pada psikologis anak. Salah satunya, menurunkan kemampuan anak untuk bersosialisasi dan beradaptasi dengan lingkungan sosial mereka.

Hal itu diungkapkan Psikolog Keluarga dari Klinik Terpadu Universitas Indonesia Anna Surti Ariani S.Psi., M.Si. Dia menjelaskan, penurunan kemampuan sosial anak karena mereka kesulitan berkomunikasi secara langsung atau bergaul dengan teman sebaya.

"Ini betul-betul sesuatu yang menantang selama masa pandemi. Kita tahu bahwa selama masa pandemi, disarankan untuk tetap di rumah saja. Artinya anak-anak tidak bertemu dengan teman-temannya," jelas Anna saat diskusi daring di Jakarta, dikutip Jumat (3/6/2022).

Menurutnya, di beberapa daerah, Jogjakarta misalnya, ada penelitian yang menunjukkan bahwa skor-skor untuk keterampilan sosial itu memang menurun. "Itu bahkan terbukti pada lebih dari 90 persen anak yang mengalami penurunan kemampuan sosial," imbuhnya.

Hal tersebut terjadi, karena kemampuan sosial anak tak bisa diajarkan secara teoritis. Anak harus mempraktekkan seni berteman dengan kawan sebaya.

Bagaimana pendekatannya, bagaimana berbicara dengan teman baru, dan lain sebagainya. Dia bahkan khawatir, jika anak-anak tidak memiliki kemampuan sosial, maka hal tersebut dapat menimbulkan efek jangka pendek mau pun jangka panjang bagi sang anak.

"Ketika dua tahun ini kita mengalami kesulitan untuk menstimulasi anak-anak mempraktikkan kemampuan sosial tersebut, dalam jangka pendek sering kali anak-anak ini mengalami masalah pergaulan. Dianggap tidak mau bekerja sama, tidak sensitif pada kebutuhan orang lain dan lain-lain," paparnya.

Kalau dibiarkan terus menerus, lanjutnya, bisa mengakibatkan efek jangka panjang misalnya mengalami beberapa jenis gangguan psikologis.Oleh sebab itu, Anna mengimbau kepada para orang tua untuk membantu anak-anaknya dalam menstimulasi kemampuan sosialnya. 

Misalnya, dengan mengajarkan anak untuk berdonasi. Dengan demikian, hal itu dapat meningkatkan rasa empati dan kepedulian sang anak.

"Jadi memang penting sekali loh. Begitu masa pandemi ini mereda, segeralah mengembangkan, menstimulasi keterampilan sosial anak-anak kita. Misalnya menyisihkan barang-barang yang dia miliki untuk orang lain," sarannya. (tim redaksi)

#kemampuansosialanakmenurun
#pandemicovid19
#stimulasiketerampilansosial
#rasaempatianak
#kepeduliansosialanak
#psikologisanak

Tidak ada komentar