Breaking News

Buntut Penghinaan Nabi Muhammad SAW, Umat Islam dan Hindu Bentrok di Kota Ranchi

Umat Islam berdemo menuntut pemerintah India menahan Nupur Sharma, pejabat Partai berkuasa BJP yang menghina Nabi Muhammad SAW dalam aksi di Mumbai, India, Senin (6/6/2022).

WELFARE.id-Buntut pernyataan menghina yang dilakukan pejabat Bharatiya Janata Party (BJP) kepada Nabi Muhammad SAW, membuat terjadinya aksi demonstrasi oleh umat muslim India. 

Tapi, rupanya aksi demo yang digelar umat Islam di Kota Ranchi di negara bagian Jharkhand itu dibalas oleh umat Hindu dengan melakukan demo tandingan yang berujung terjadinya bentrokan 

Kepolisian India mengumumkan pada Sabtu (11/6/2022), bentrokan antara umat Hindu dan Islam yang terjadi di India timur itu memakan korban dua remaja pada Jumat (10/6/2022). 

Polisi melepaskan tembakan untuk membubarkan aksi demonstrasi tersebut. Hanya saja tidak jelas apakah penyebab kedua korban terbunuh oleh polisi atau oleh perusuh. 

Pejabat senior kepolisian setempat, Surendra Kumar Jha mengatakan, setidaknya 14 petugas polisi terluka dalam insiden di Kota Ranchi dan daerah lainnya. Jam malam diberlakukan dan layanan internet ditangguhkan untuk menghentikan kerusuhan yang meningkat. 

Sedangkan di wilayah utara Uttar Pradesh polisi mengatakan telah menangkap 230 tersangka perusuh setelah kerusuhan menyebar di beberapa kota setelah salat Jumat. 

Umat muslim telah memprotes komentar menghina kepada Nabi Muhammad SAW dengan demonstrasi yang sering berujung menjadi kekerasan antara umat Hindu dan Muslim. 

Usai diprotes oleh banyak negara, BJP telah menangguhkan juru bicaranya Nupur Sharma dan mengusir pemimpin lain, Naveen Kumar Jindal, karena membuat pernyataan anti-Islam. 

Partai nasionalis Hindu ini mengatakan, pernyataan ofensif itu tidak mencerminkan posisi pemerintah dan bahwa komentar itu dibuat oleh elemen pinggiran yang tidak mewakili pemerintah. 

Para pemimpin partai juga telah menginstruksikan para pejabatnya untuk berhati-hati ketika berbicara tentang agama di platform publik. 

Polisi di New Delhi mengatakan sebelumnya, telah mengajukan pengaduan hukum terhadap Sharma dan lainnya karena menghasut orang-orang untuk memecah belah di media sosial (medsos).  

Tapi, beberapa komunitas muslim yang minoritas di India melihat ini sebagai contoh terbaru dari tekanan dan penghinaan di bawah aturan BJP tentang berbagai isu mulai dari kebebasan beribadah hingga pemakaian jilbab bagi umat Islam. (tim redaksi)

#india
#bentrokan  
#demonstrasi
#penghinaannabimuhamadsaw
#umatislam
#hindunasionalis
#bjp

Tidak ada komentar