Breaking News

Anggun "Nyinden" di Jalanan Kota Paris, Sukses Hipnotis Warga Lokal

Anggun C Sasmi jadi sinden dadakan di jalanan kota Paris, Prancis, Rabu (8/6/2022). Foto: Instagram @anggun_cipta

WELFARE.id-Anggun C Sasmi memang berpaspor Prancis. Tapi kecintaannya terhadap Indonesia dan darah Jawa yang kental mengalir di tubuhnya sebagai identitas tak luntur oleh waktu.

Anggun sering tampil dengan identitas Indonesia-nya di berbagai event berskala dunia. Bahkan, sang penyanyi yang masih mempertahankan rambut hitam legam dan panjangnya itu rela panas-panasan di jalanan Paris, untuk mempromosikan Indonesia!

Ya, Anggun menjadi salah satu bintang dalam gelaran "Java in Paris", Rabu (8/6/2022) waktu setempat. Dia pun melantunkan dua lagu hitsnya, "Mimpi" dan "Snow on the Sahara" tapi dengan cara tak biasa.

Dirinya memilih melantunkan dua lagu andalannya itu dalam gaya sinden! Ya, Anggun dengan fasih menyanyikan lagu tersebut bak sinden dalam pertunjukkan wayang.

Berbalut baju tradisional Jawa berwarna hitam, dipadu dengan gaun oranye menyala, Anggun bangga bernyanyi untuk pertunjukan kebudayaan tradisional Indonesia.

Orkestra Gamelan dan 28 penari asal kota Solo, Jawa Tengah, turut hadir mengiringi Anggun "nyinden" di hadapan ribuan masyarakat kota Paris. "Ini jadi kesempatan yang pertama buatku nyinden. 

Apalagi diiringi sama musik gamelan dan penari-penari tradisional. Penasaran juga sama ekspresi warga Paris ini kan, ternyata mereka terpukau oleh pertunjukannya,” ungkap Anggun dalam sebuah video, dikutip Sabtu (11/6/2022).

Momen Anggun nyinden di jalanan kota Paris, nyatanya merupakan pengulangan momen bersejarah bagi jejak Indonesia di kota fashion dunia itu. Pasalnya, gelaran kebudayaan Indonesia terakhir kali diselenggarakan pada saat peresmian Menara Eiffel yang bertajuk "Pameran Semesta", 133 tahun silam. 

"Pameran Semesta", atau "Exposition Universelle" diadakan sebagai bentuk peringatan 100 tahun Revolusi Prancis. Kemegahan tari-tarian tradisional yang diiringi musik gamelan saat itu, berhasil menghipnotis ribuan pengunjung yang datang ke Menara Eiffel.

Lebih dari satu abad kemudian, event "Java in Paris" kembali mengulang sejarah tersebut. Puluhan pekerja seni dan budaya dari kota asal Keraton Surakarta ini, turut serta berkontribusi langsung dalam memeriahkan acara pagelaran budaya ini.

Berbagai macam pertunjukan budaya seperti musik dan tari akan disuguhkan bagi warga dan turis yang berada di kota Paris tepatnya di Rue de Rivoli. Rue de Rivoli merupakan sebuah jalan yang terletak di jantung kota Paris, dan terkenal sebagai commercial street dengan berbagai toko dari sejumlah merek fashion terkemuka dunia.

Pagelaran ini menjadi pembuka acara "Java in Paris" yang merupakan inisiasi dari Shopee yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Solo, KBRI Prancis, serta BHV Marais untuk memperkenalkan UMKM lokal ke pasar dunia. 

Ratusan produk UMKM lokal ini merupakan hasil kurasi yang dilakukan oleh Shopee bekerja sama dengan group Galeries Lafayette, sebuah jaringan department store terbesar di Eropa. (tim redaksi)

#anggucsasmi
#penyanyianggun
#penyanyi
#paris
#prancis
#sinden
#eventjavainparis
#umkm
#promosiindonesia

Tidak ada komentar