Breaking News

Akhir "Kehidupan" Restoran Apung Ikon HK, Tutup Imbas Covid hingga Tenggelam di Laut China Selatan

Restoran apung raksasa yang menjadi ikon Kota Hong Kong. Foto: Ilustrasi/ iStock

WELFARE.id-Jika kamu pernah plesiran ke Hong Kong (HK) tentu setidaknya melihat, bahkan mencicipi kuliner yang disajikan Hong Kong Jumbo Floating Restaurant. Restoran apung terbesar ini memang menjadi ikon HK.

Tak mengherankan, jika beberapa kali restoran ini menjadi latar dalam film Mandarin, bahkan Hollywood. Jackie Chan juga pernah syuting di kapal yang dibangun pada 1976 itu.

Sangat disayangkan, ikon pariwisata kota Hong Kong itu kini tiada. Nasibnya bahkan bisa dibilang tragis.

Bagaimana tidak, usai dinyatakan tutup permanen alias bangkrut dihantam pandemi COVID-19 yang tak berkesudahan, restoran apung raksasa berornamen oriental itu malahan tenggelam di Laut China Selatan!

Melansir Channel News Asia, Rabu (22/6/202), Aberdeen Restaurant Enterprises mengungkapkan bahwa restoran apung bernama Hong Kong Jumbo Floating Restaurant terlibat insiden tragis. Insiden itu terjadi setelah kapal 'mengalami kondisi buruk'.

Restoran apung raksasa yang terkenal itu diketahui ditarik keluar dari Hong Kong sejak Selasa (14/6/2022) pekan lalu. "Hingga Sabtu (18/6/2022) sore, ketika melewati Kepulauan Xisha di Laut China Selatan, kapal menghadapi cuaca buruk. Air masuk dengan cepat sebelum kapal mulai miring," tutur Aberdeen Restaurant Enterprises dalam penjelasannya.

"Terlepas dari upaya perusahaan penarik kapal yang bertanggung jawab atas perjalanan itu untuk menyelamatkan kapal, sangat disayangkan kapal itu tenggelam pada Minggu (19/6/2022) waktu setempat," imbuh pernyataan itu.

Tidak ada awak kapal yang mengalami cedera dalam insiden ini. Pihak Aberdeen Restaurant Enterprises menambahkan bahwa karena kedalaman air di lokasi kejadian mencapai lebih dari 1.000 meter maka 'sangat sulit' untuk melakukan upaya penyelamatan.

"Aberdeen Restaurant Enterprises Limited sangat sedih atas insiden ini. Pihak perusahaan sekarang sedang mencari informasi detail lebih lanjut soal insiden itu dari perusahaan penarik kapal," kata mereka lagi.

Sekelumit kisah "kehidupan" kapal restoran ikonik

Restoran Jumbo Kingdom atau Jumbo Floating Restaurant yang begitu ikonik di Hong Kong mengumumkan bahwa mereka tutup permanen. Salah satu penyebabnya adalah masalah finansial.

Restoran seukuran kapal pesiar itu sejak 1976 konsisten berlabuh di Pelabuhan Aberdeen. Restoran ini dibangun 4 lantai dengan daya tampung hingga 2.300 tamu.

Otak di balik pembangunan restoran jumbo ini adalah Dr Stanley Ho. Uniknya, Stanley sendiri juga dikenal sebagai 'Raja Judi.' 

Ia mengambil tema Kerajaan Tiongkok untuk restoran terapung itu. Terlihat berbagai lampu warna merah kian memperkuat kesan Tiongkok.

Kepopuleran restoran ini makin mencuat setelah ditampilkan dalam beberapa film, salah satunya film Jackie Chan tahun 1985 "The Protector" dan "The God of Cookery" karya Stephen Chow.

Setelah dilanda badai COVID-19, mereka pun mengumumkan pada tanggal 2 Maret 2022 lalu akan tutup pintu sampai pemberitahuan selanjutnya. Ditambah, baru-baru ini terjadi kecelakaan dimana tongkang sepanjang 30 meter di bagian dapur terbalik. 

Polisi dan damkar pun sempat turun tangan memeriksa kemiringannya hampir 90 derajat. Akhirnya, Aberdeen Restaurant Enterprises, mengumumkan bahwa mereka akan memindahkan kapal dari Hong Kong untuk diperbaiki dan disimpan. Namun, akibat cuaca buruk, kapal itu "menyerah" dan akhirnya tenggelam. (tim redaksi)

#restoranapungraksasa
#ikonpariwisatahongkong
#hongkongjumbofloatingrestaurant
#tenggelamdilautchinaselatan
#hongkongj

Tidak ada komentar