Breaking News

Ada Ledakan di Banyumas, 1 Orang Tewas

Ledakan di rumah warga di Kebasen, Banyumas. Foto : ist

WELFARE.id-Sebuah ledakan terjadi di Grumbul Leler RT 04 RW 01, Desa Randegan, Kecamatan Kebasen, Banyumas, Jawa Tengah. Akibatnya, merusak empat rumah dan menewaskan seorang warga setempat, Ahmad Gustomi (28). 

Kepala Satuan Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Agus Supriyadi mengatakan, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Rabu (15/6/2022), ditemukan bahan peledak yang diduga digunakan untuk membuat bahan petasan. Polisi juga menemukan banyak puntung rokok di ruangan yang digunakan oleh korban untuk meracik bahan petasan. 

Sementara ini, berdasarkan bukti dan keterangan saksi-saksi, diduga korban adalah pelaku tunggal yang sebenarnya berpotensi sebagai tersangka. 

"Jadi dalam kasus ini, korban ini bisa juga berpotensi tersangka. Karena kan, korban yang meracik sendiri, tanpa dibantu oleh kakaknya korban, atau temannya korban," ujarnya dikutip Jumat (17/6/2022). 

Dugaan itu, lanjutnya, diperkuat dengan pengakuan keluarganya yang tidak mengetahui aktivitas keseharian korban. Diduga kuat korban merokok saat meracik bahan petasan tersebut sehingga meledak. "Bahkan orangtuanya juga tidak tahu meracik barang seperti itu untuk dijual kembali. Sehingga pelakunya sementara ini ya, dia sendiri, itu Pak," ucapnya. 

Agus menambahkan, korban diduga hanya menjual bahan petasan, bukan menjual petasan jadi. Korban juga menjual bahan lainnya, yakni belerang. Saat ini kepolisian masih melakukan pendalaman apakah ada orang lain yang terlibat dalam peracikan bahan petasan tersebut. 

Oleh karena itu, pihaknya akan menunggu hasil pemeriksaan Labfor Polda Jateng terkait kandungan dari barang bukti yang disita dari TKP. Selain itu, pihaknya masih menyelidiki dari mana barang-barang tersebut berasal. 

Menurut dia, tidak semua barang bukti yang ditemukan di TKP itu bisa dibawa ke Labfor sehingga sebagian disisihkan. "Ada beberapa karung. Saya belum bisa sampaikan jenis-jenisnya karena menunggu dari Laboratorium Forensik ya, walaupun sudah disampaikan tetapi nanti tunggu resminya saja dari Labfor," katanya. 

Kapolresta mengakui jika ada sebagian barang bukti yang ditemukan di TKP itu selanjutnya dimusnahkan di eks Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gunung Tugel. 

Akan tetapi, dia belum bisa menjelaskan berapa banyak barang bukti yang dimusnahkan di Gunung Tugel. "Untuk itu, nanti akan kami informasikan lebih lanjut karena itu kan nanti ada berita acara penyerahan kepada tim pemusnah," katanya. (tim redaksi) 

#ledakan
#ledakanpetasan
#ledakandibanyumas
#banyumas
#polresbanyumas
#poldajateng

Tidak ada komentar