Breaking News

68.362 Vaksin Corona yang Ada di Provinsi Bengkulu Kedaluwarsa

Vaksin Corona untuk mencegah penularan COVID-19. Foto: net

WELFARE.id-Puluhan ribu dosis vaksin Corona terbuang sia-sia di Provinsi Bengkulu. Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu menyebutkan, sebanyak 68 ribu dosis vaksin COVID-19 berbagai jenis telah memasuki masa kedaluwarsa atau melewati batas waktu untuk bisa digunakan. 

Kepala Dinkes Bengkulu, Herwan Antoni mengatakan kalau sebanyak 68.362 dosis vaksin Corona yang kedaluwarsa tersebut tersimpan di gudang vaksin Dinkes Provinsi Bengkulu.

"Puluhan ribu dosis vaksin Covid-19 yang telah kedaluwarsa itu saat ini masih tersimpan di gudang vaksin," tereangnya, Minggu (6/6/2022).

Saat ini, nasib puluhan ribu dosis vaksini kedaluwarsa itu masih menunggu arahan dari pemerintah pusat, apakah nantinya dimusnahkan di daerah atau dikembalikan kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 

Berdasarkan data dari Dinkes Bengkulu, sebanyak 68.362 dosis vaksin yang kedaluwarsa ini terdiri dari vaksin AstraZeneca, Moderna hingga Sinovac.

Herwan juga mengatakan, vaksin kedaluwarsa tersebut merupakan dosis vaksin yang memasuki masa batas waktu pemakaian periode 28 Februari hingga 17 April 2022. 

Diketahui, stok vaksin yang tersedia saat ini di Dinkes Provinsi Bengkulu berjumlah 13.740 dosis vaksin dari jenis AstraZeneca, Sinovac, Pfizer hingga Moderna.

Puluhan ribu dosis vaksin tersebut dalam waktu dekat akan kembali didistribusikan ke setiap kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu untuk digunakan dalam program vaksinasi Corona.

Herwan menjelaskan, meskipun saat ini capaian vaksinasi COVID-19 di Provinsi Bengkulu telah 96 persen untuk dosis pertama, namun pihaknya terus menggencarkan vaksinasi massal agar tercipta kekebalan komunal menghadapi virus Corona. (tim redaksi)


#viruscorona
#vaksinasi
#vaksincovid19
#kedaluwarsa
#provinsibengkulu
#kepaladinkesbengkulu
#herwanantoni

Tidak ada komentar