Breaking News

5 Tips Sehat agar Ibadah Haji Berjalan Baik dan Nggak Gampang Sakit

Ibadah haji. Foto: Ilustrasi

WELFARE.id-Menjalankan ibadah haji harus didukung dengan kesehatan yang prima. Sebab, tak seperti di Indonesia, cuaca di Arab Saudi didominasi kering dan panas.

Namun, tak jarang saat malam hari dingin hingga menusuk tulang. Cuaca ekstrem saat ibadah haji patut diwaspadai calon jemaah haji.

Maka itu, jangan hanya fokus pada pakaian, perlengkapan mandi, dan obat-obatan saja, melainkan juga harus tahu bagaimana cara menghadapi cuaca panas di sebagian besar wilayah Arab Saudi, termasuk di Madinah dan Mekkah. 

Untuk menghadapi cuaca yang terbilang ekstrem, jamaah haji Indonesia dihimbau untuk selalu menjaga kesehatan fisik maupun psikis selama berada di tanah suci.

Berikut beberapa tips melawan cuaca ekstrem saat melaksanakan ibadah haji:

1. Menjaga asupan makanan dan minuman yang cukup

Jemaah terkadang terlalu fokus beribadah sehingga melupakan asupan makan dan minum. Padahal, tubuh memerlukan energi dari makanan dan cairan yang cukup. 

Minumlah minimal dua liter perhari untuk menghindari dehidrasi. Sebab, rata-rata suhu wilayah Arab pada siang hari bisa mencapai 49 derajat Celcius.

2. Pilihlah waktu beribadah di mana suhu yang dirasakan tidak terlalu panas

Misalnya lakukanlah Tawaf dan melempar Jumrah pada waktu pagi atau sore hari, di saat suhu udara yang dirasakan lebih dingin daripada siang hari.

3. Menghindari paparan sinar matahari ke tubuh secara langsung

Jika dirasa cuaca terlalu panas maka gunakan payung atau penutup kepala, serta berusaha untuk Tawaf di area dalam Masjidil Haram yang terlindung dari sinar matahari langsung. Begitupun pada saat perjalanan untuk melempar Jumrah.

4. Sediakan sprayer atau botol penyemprot air

Jika suhu yang dirasakan sudah sedemikian menyengat, maka jemaah haji dapat menyemprotkan air ke bagian kepala, leher, dan bahu untuk menurunkan suhu tubuh. Penyemprotan dapat dilakukan sesering mungkin, terutama saat bagian tubuh yang basah sudah mengering kembali.

5. Memakai krim yang mengandung perlindungan sinar UV

Memberikan perlindungan kulit dari kekeringan dan iritasi yang diakibatkan oleh paparan sinar matahari dengan krim pelembab dan perlindungan dari sinar UV. (tim redaksi)

#tipsmenjagakesehatan
#jemaahhaji
#ibadahhaji2022
#musimhaji2022
#jemaahhajiindonesia
#cuacaekstrem
#cuacapanas
#arabsaudi

Tidak ada komentar