Breaking News

46 Imigran Gelap Asal Meksiko Ditemukan Meninggal di Sebuah Trailer, Warga Texas Gempar!

Imigran asal Meksiko. Foto: Ilustrasi/ EPA

WELFARE.id-Sedikitnya 46 jenazah yang diduga sebagai imigran gelap yang menyeberang ke Amerika Serikat (AS) dari Meksiko ditemukan tewas, Senin (27/6/2022) waktu setempat. Mayat-mayat para imigran itu berada di dalam dan sekitar trailer traktor yang telah ditinggalkan di pinggiran San Antonio, Texas.

Sedangkan 16 orang lainnya, termasuk anak-anak, dibawa ke rumah sakit setempat dalam keadaan hidup tetapi menderita kelelahan akibat panas dan dehidrasi. Melansir The New York Times, Selasa (28/6/2022) pejabat kota itu menyebut kejadian itu merupakan peristiwa kematian imigran terburuk di Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir.

"Kesengsaraan para imigran yang mencari perlindungan selalu merupakan krisis kemanusiaan. Malam ini kita berhadapan dengan tragedi kemanusiaan yang mengerikan,” kata Wali Kota San Antonio Ron Nirenberg kepada wartawan.

Kepala Departemen Kepolisian San Antonio William McManus mengatakan, tiga orang telah ditahan karena peristiwa itu. Sebelumnya pada hari itu, petugas telah mencari pengemudi kendaraan, yang tampaknya telah meninggalkan truk beberapa saat sebelum ditemukan di daerah terpencil dekat rel kereta api dan tempat penyimpanan mobil di barat daya pusat kota. 

Kepala McManus tidak mengatakan apakah pengemudi termasuk di antara mereka yang ditahan. "Truk itu ditemukan oleh seorang pekerja dari bisnis terdekat yang mendengar teriakan minta tolong dan keluar untuk menyelidiki," ucap McManus.

McManus menambahkan bahwa pekerja tersebut telah menemukan pintu trailer terbuka sebagian dan menemukan sejumlah mayat di dalamnya. Sebagian besar mayat, termasuk pria dan wanita, ditemukan di dalam truk sekitar pukul 06.00 sore waktu setempat.

Kepala pemadam kebakaran Charles Hood, mengatakan, orang-orang yang dibawa ke rumah sakit "panas saat disentuh" dan tampaknya menderita “gelombang panas, kelelahan akibat panas".

Ruby Chavez, 53, seorang ibu rumah tangga yang tinggal sekitar satu mil jauhnya dari tempat truk itu ditemukan, mendengar tentang penemuan itu di televisi, kemudian melihat sebuah helikopter berputar di atas kepala. Dia datang ke tempat kejadian bersama suaminya, Ruben, untuk berdoa.

Daerah itu adalah lokasi yang dikenal penduduk setempat sebagai “tempat drop-off” bagi para imigran. "Anda bisa tahu mereka baru saja sampai di sini. Kami melihat mereka dengan ransel atau meminta makanan atau uang. Ini menyedihkan. Dan sekarang saya mendengar ada anak-anak,” ujar Chavez.

San Antonio adalah titik transit utama bagi para imigran yang melakukan perjalanan dari Texas ke berbagai tempat di seluruh Amerika Serikat. Puluhan ribu imigran telah melewati kota itu dalam beberapa bulan terakhir, menurut para advokat imigran.

Penyelundup sering mengangkut imigran dalam jumlah besar dengan trailer, van, atau S.U.V. Setelah bertemu dengan mereka di daerah terpencil begitu mereka berhasil memasuki Amerika Serikat. (tim redaksi)

#imigrangelap
#sanantonio
#amerikaserikat
#imigranmeksiko
#imigrangelapmeninggal
#texas

Tidak ada komentar