Breaking News

36 dari 38 Outlet Holywings Ditutup, Hanya Sisa Batam dan Manado

Klub malam Holywings. Foto: Ilustrasi/ Instagram @holywingsindonesia

WELFARE.id-Izin usaha Holywings di DKI Jakarta sudah dicabut. Bahkan, seluruh outlet kafe Holywings di ibu kota sudah disegel, Selasa (28/6/2022) kemarin.

Sanksi tersebut adalah buntut dari kegaduhan yang dilakukan Holywings dengan mempromosikan alkohol yang diduga mengandung unsur SARA karena mencantumkan nama "Muhammad dan Maria". 

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Andhika Permata mengungkapkan, pencabutan izin usaha di semua outlet Holywings bukan hanya soal promo minuman saja. Mereka dianggap sudah melakukan sejumlah pelanggaran selama ini.

"Pertama, hasil penelitian dan pemeriksaan dokumen perizinan Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA) serta pemantauan lapangan, beberapa outlet Holywings Group yang berada di wilayah Provinsi DKI Jakarta terbukti ditemukan beberapa outlet Holywings belum memiliki sertifikat standar KBLI 56301 jenis usaha bar yang telah terverifikasi," papar Andhika dalam keterangan tertulis, seperti melansir website ppid.jakarta.go.id, Rabu (29/6/2022).

Adapun KBLI kepanjangan dari Klasifikasi Baku Lingkungan Indonesia adalah sertifikat yang harus dimiliki oleh operasional usaha bar, yakni tempat yang menghidangkan minuman beralkohol dan non-alkohol. Selain itu, lanjutnya, Holywings melanggar ketentuan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPPKUKM) Provinsi DKI Jakarta. 

Pelaku usaha disebut hanya memiliki Surat Keterangan Pengecer (SKP) Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 47221 untuk pengecer minuman beralkohol. Holywings kini telah menutup 36 dari 38 outlet se-Indonesia.

General Manager Holywings Yuli Setiawan mengatakan, penutupan dilakukan lantaran pihaknya menyadari ada kesalahan dan kegaduhan yang dibuat. Outlet yang masih beroperasi kini hanya dua yakni di Batam dan Manado.

"Manajemen kita memang memutuskan untuk menutup sendiri terlepas dari ada verifikasi Pemkot atau Pemda di kota setempat untuk cek perizinan Holywings, silakan,” kata Yuli kepada wartawan, Selasa (28/6/2022) malam.

Meski demikian, ia mengakui dua outlet yang masih dibuka pun bisa saja akan ditutup dalam waktu dekat. Yuli belum bisa memastikan sampai kapan penutupan akan dilakukan. 

Holywings membuka diri kepada aparat yang ingin melakukan penyegelan jika ditemukan ada outlet Holywings yang belum mengurus terkait perizinan tertentu. "Kita sementara menghentikan dulu operasional, kalau memang Pemkot verifikasi ternyata ada temuan dan mau disegel ya silakan, karena kita memang sudah mengikuti semua proses hukum juga,” katanya pasrah. (tim redaksi)

#holywings
#kafemalam
#minumanberalkohol
#promosididugaberbausara
#holywingsdisegel
#holywingsditutup
#izinusahadicabut
#pemprovdkijakarta

Tidak ada komentar