Breaking News

100 orang di Bima Terkena Chikungunya

Ilustrasi. Foto : net

WELFARE.id-Sekitar 100 warga di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), terserang penyakit chikungunya. Akibatnya, mereka kesulitan untuk berdiri. 

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Bima Ahmad menerangkan, mereka kesulitan berdiri karena persendiaan mereka nyeri dan kaku. "Ratusan warga kita yang terjangkit chikungunya itu kesulitan berdiri, karena penyakit ini dia persendian mereka," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (6/6/2022). 

Ahmad mengungkapkan, penyakit ini sudah menyebar ke sejumlah wilayah di Kota Bima. Sebelumnya di Kelurahan Penaraga dan Matakando dengan temuan 32 orang warga terjangkit. 

Saat ini puluhan kasus baru ada di Kelurahan Jati Baru Barat, Kecamatan Asakota, dan di Kelurahan Mande, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. "Dari dua kecamatan ini kasusnya tersebar di beberapa lingkungan, seperti di Kelurahan Manda, itu kasusnya ada di Lingkungan Mande I, Mande II, dan Mande III," imbuhnya. 

Ahmad mengaku tidak mengetahui secara rinci data warga terjangkit penyakit menular tersebut. Namun, sudah lebih dari 100 warga terjangkit hingga Senin ini. 

Untuk meminimalisir penyebaran nyamuk chikungunya, terangnya, pihaknya telah melakukan pengasapan dan penaburan bubuk abate. 

Namun, lanjutnya, langkah ini tak optimal jika tidak diimbangi kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri. Karenanya, dia berharap, program Jumat bersih kembali digalakkan oleh pihak kelurahan di lima kecamatan. 

"Kalau tidak begitu kasus ini pasti akan terus menyebar. Jadi, harus ada komitmen dari masyarakat dan pemerintah kelurahan untuk menghidupkan kembali program Jumat bersih agar kebersihan lingkungan terjaga," imbuhnya. 

Dari 100-an warga yang terjangkit, Ahmad meyakinkan, belum ada satupun yang sampai dirujuk ke rumah sakit untuk perawatan intensif. Mereka masih menjalani perawatan mandiri di rumah dan dalam pemantauan tim medis puskesmas yang berada di wilayah masing-masing. 

"Belum ada yang dirujuk, semua rawat di rumah tapi tetap dalam pemantauan kita. Biasanya pasien ini akan sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu seminggu," pungkasnya. (tim redaksi) 

#chikungunya
#nyamukchikungunya
#penyakitchikungunya
#bima
#ntb

Tidak ada komentar