Breaking News

10 Paket Proyek IKN Siap Lelang

Proyek pembangunan IKN Nusantara. Foto : ist

WELFARE.id-Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah memulai pelaksanaan lelang untuk proyek pembangunan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. 

Juru Bicara Kementerian PUPR Endra Atmawidjaja mengatakan, pihaknya telah mulai melelang proyek-proyek infrastruktur yang tidak melalui tahapan sayambera desain. Ia menerangkan, proyek-proyek infrastruktur jalan dan sebagian gedung pemerintahan telah mulai dilelang. "Belum ada (yang selesai dilelang), tapi lagi proses kantor seperti kantor Menko, Istana Wapres masih sayembera, yang kita tidak sayembara kita sudah lelang, yang jalan kan sudah,” kata Endra di Jakarta, dikutip Selasa (21/6/2022). 

Ia menjelaskan, Kementerian PUPR telah diberi mandat untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur dasar mulai dari penyediaan akses infrastruktur jalan, drainase, perumahan, hingga gedung-gedung perkantoran. 

Adapun, proyek-proyek tersebut nantinya sebagian akan dilaksanakan dengan menggunakan anggaran APBN, dan sebagian akan melalui keterlibatan pihak swasta, serta anggaran investasi. "Kalau yang sekarang kan tol ada dengan skema SKPBU, jalan tol dari KM 11 ke KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan),” jelasnya. 

Terpisah, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor menegaskan komitmen pemerintah mengusung konsep smart, green, sustainable dan beautiful city dalam pembangunan IKN Nusantara. 

Isran mengatakan, dengan menggunakan konsep forest city, maka 70 persen kawasan IKN Nusantara nantinya harus menjadi area hijau. Selain itu, IKN Nusantara akan menggunakan 80 persen energi hijau dari hydropower yang pembangunannya akan dilaksanakan di Sungai Kayan, Kalimantan Utara. 

IKN Nusantara juga memiliki konsep ten minute city, yakni semua titik menuju IKN Nusantara hanya memakan waktu sekitar 10 menit saja. Kendaraan yang mendukung mobilitas di sekitar IKN secara keseluruhan sebesar 80 persen harus menggunakan transportasi publik. "Itu artinya, penduduk yang berada di kawasan IKN Nusantara tidak akan menggunakan mobil pribadi, melainkan akan berjalan kaki ataupun bersepeda dan transportasi publik," jelasnya. 

Kendati pembangunan serta konsep IKN Nusantara nantinya menggunakan teknologi modern, baik transportasi, pengairan, sistem listrik, insfrastruktur dan lainnya, namun Presiden Joko Widodo meminta agar pembangunan IKN tetap memperhatikan hutan dan hijaunya Kalimantan. "Komitmen pemerintah tidak bisa diragukan lagi. Luas areal yang disiapkan untuk gedung-gedung itu hanya sedikit, kawasan IKN dipastikan tetap hijau," tukasnya. 

Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Satgas PUPR Badan Otorita IKN Didit menyebutkan 2022-2024 merupakan tahap pembangunan pertama di IKN Nusantara. Pihaknya akan menyiapkan sarana dasar, seperti jalan, kebutuhan air dan jalur drainase. 

Beberapa bangunan seperti Istana Negara dan Kantor Koordinator Badan Otorita juga akan dibangun pada tahap pertama ini. Saat ini, perencanaannya banyak yang rampung dan sudah masuk ke dalam tahap pelaksanaan. 

Saat ini sudah ada sekitar 10 paket proyek yang telah layak lelang, sedangkan 30 paket lainnya masih dalam tahap persiapan lelang. "Memang bertahap karena diharapkan agar akhir Juli atau awal Agustus ini sudah ada yang terkontrak sehingga pembangunan fisik bisa dilaksanakan," imbuhnya. 

Didit memastikan pembangunan jalan-jalan di sana banyak yang akan selesai di 2024. terutama di kawasan inti pemerintahan IKN Nusantara. "Harapannya, presiden bisa upacara di sana. Maka Istana Negara dan lapangannya menjadi prioritas utama," pungkasnya. (tim redaksi) 

#ikn
#iknnusantara
#proyekikn
#lelangproyekikn
#kemenpupr
#kaltim

Tidak ada komentar