Breaking News

Syarat Biar SIM Mati Bisa Diperpanjang dan Tak Bikin Baru selama Libur Lebaran 2022

Ilustrasi surat izin mengemudi (SIM) yang wajib dimiliki pengendara. Foto: Istimewa

WELFARE.id-Surat Izin Mengemudi atau SIM, jadi salah satu syarat mutlak berkendara. Hal itu sudah diatur dalam undang-undang yang berlaku. Surat-surat yang harus dibawa pengendara saat berkendara motor dan mobil, salah satunya adalah SIM. 

Jadi untuk bisa mengemudikan kendaraan bermotor di jalan, pengendara harus mengantongi SIM. Bukan hanya untuk menghindari tilang, SIM juga punya fungsi utamanya. 

Menurut Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada Pasal 86, ada tiga fungsi dari SIM Fungsi pertama, SIM menjadi bukti kompetensi mengemudi pemiliknya. 

Dengan mengantongi SIM, pengemudi dianggap sudah bisa mengendarai kendaraan bermotor dan sudah memahami tata cara berlalu lintas.

Selain itu juga, SIM berfungsi sebagai registrasi pengemudi kendaraan bermotor, yang memuat keterangan identitas pengemudi. Data pada registrasi pengemudi juga dapat digunakan untuk mendukung kegiatan penyelidikan, penyidikan, dan identifikasi forensik kepolisian. 

Nah, di Indonesia SIM yang masa berlakunya sudah habis, walaupun hanya satu hari, pengendara harus membuat SIM baru, dengan aturan main harus menjalani tes tertulis, tes psikologi dan tes praktik. 

Prosesnya pasti lebih panjang, ketimbang melakukan proses perpanjang SIM yang bisa dilakukan di gerai SIM keliling. Nah, beruntung masyarakat yang SIM-nya mati selama libur Lebaran 2022 lalu, karena Korlantas Polri memberikan dispensasi kepada pemilik SIM yang masa berlakunya habis saat libur Lebaran. 

Jadi tak perlu bikin baru, cukup perpanjang SIM untuk pemilik SIM yang masa berlakunya habis pada tanggal 29 April 2022 sampai 8 Mei 2022, SIM yang mati selain pada tanggal itu maka tidak berlaku, artinya harus melakukan proses pembuatan SIM baru.

Hal itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri kepada para Kapolda Nomor: ST/785/IV/YAN.1.1./2022. Dalam Surat Telegram tersebut dikatakan pelayanan SIM kepada masyarakat diliburkan pada tanggal 29 April hingga 8 Mei 2022, sehingga SIM yang mati di tanggal itu diberikan dispensasi bisa diperpanjang tanpa bikin baru. 

Bagi pemegang SIM yang masa berlakunya habis selama libur Lebaran atau tanggal 29 April 2022 sampai 8 Mei 2022, bisa diperpanjang pada rentang waktu tanggal 9 Mei sampai 17 Mei 2022 tanpa mekanisme pembuatan SIM baru. 

Bagi masyarakat pemegang SIM yang sudah lewat masa berlakunya dan tidak diperpanjang sampai 17 Mei 2022, maka SIM itu dinyatakan tidak berlaku lagi dan tidak dapat melakukan proses perpanjangan. 

Adapun syarat perpanjangan SIM: 
1. Foto Kopi KTP yang masih berlaku 
2. Foto Kopi SIM lama dan SIM asli 
3. Bukti Cek Kesehatan. 

Berikut ini daftar lengkap biaya perpanjangan SIM A, SIM B, dan SIM C sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak:

SIM A dan A Umum: Rp80.000 
SIM B dan B1 umum: Rp80.000 
SIM B2 dan B2 Umum: Rp80.000 
SIM C: Rp75.000 
SIM C1: Rp75.000 
SIM C2: Rp75.000 
SIM D: Rp30.000 
SIM D Khusus D1: Rp30.000 
SIM Internasional: Rp225.000 

Biaya perpanjangan SIM di atas belum mencakup biaya asuransi, tes kesehatan, dan tes psikologi. (tim redaksi)


#suratizinmengemudi
#sim
#perpanjangan
#lebaran2022
#idulfitri1443hijriah
#korlantaspolri
#diskresikepolisian

Tidak ada komentar