Breaking News

PT Pegadaian Digugat Rp322,5 Miliar, Terkait Dugaan Pelanggaran Hak Cipta Tabungan Emas

PT Pegadaian. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-PT Pegadaian (Persero) digugat sebesar Rp322,5 miliar perihal investasi dan transaksi jual beli emas/logam mulia yang disebut dengan Tabungan Emas. Gugatan tersebut dilayangkan oleh seseorang bernama Arie Indra Manurung melalui kuasa hukumnya Usman.

Dilansir dari SIPP PN Jakarta Pusat, Senin (16/5/2022), gugatan dengan nomor perkara 40/Pdt.Sus-HKI/Cipta/2022/PN Niaga Jkt.Pst itu telah didaftarkan pada 10 Mei 2022. Penggugat menyatakan diri sebagai pihak yang pertama kali menciptakan sistem investasi dan transaksi jual beli emas/ logam mulia yang disebut Goldgram.

Menurut penggugat, Tabungan Emas yang dikeluarkan oleh Tergugat merupakan Pelanggaran Hak Cipta atas Ciptaan Milik Penggugat. "Menyatakan investasi dan transaksi jual beli emas/logam mulia yang disebut dengan "Tabungan Emas" yang dikeluarkan oleh Tergugat merupakan Pelanggaran Hak Cipta atas Ciptaan Milik Penggugat yaitu sistem investasi dan transaksi jual beli emas/logam mulia yang disebut Goldgram," bunyi petitum tersebut.

Oleh karena itu, penggugat meminta agar tergugat dihukum dengan cara membayar kepada penggugat baik kerugian materiil maupun kerugian immateriil, diantaranya kerugian materiil sebesar Rp222.500.000.000 dan kerugian immateriil Rp100.000.000.000. Sehingga total hukuman yang diminta sebesar Rp322,5 miliar.

Tak hanya itu, penggugat meminta pengadilan menghukum tergugat untuk menghentikan dan/ atau menutup investasi dan transaksi jual beli emas/ logam mulia yang disebut dengan “Tabungan Emas” setelah putusan diucapkan. "Menghukum Tergugat untuk membayar uang paksa sebesar Rp100.000.000 per hari akibat kelalaiannya dalam menjalankan putusan ini," tulis petitum tersebut. (tim redaksi)

#tabunganemas
#gugatanhukum
#pegadaian
#pnjakpus
#dugaanpelanggaranhakcipta
#transaksijualbeliemas
#logammulia
#goldgram
#sisteminvestasi

Tidak ada komentar