Breaking News

Polisi Musnahkan Barang Bukti Satu Ton Narkoba Jenis Sabu Senilai Rp 1 Triliun

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suntana bersama sejumlah pejabat dan unsur terkait meninjau barang bukti saat pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 1,196 ton di Mapolda Jawa Barat, Kamis (19/5/2022). Foto: Istimewa

WELFARE.id-Pemusnahan barang bukti narkoba dilakukan jajaran Polda Jawa Barat (Jabar). Barang bukti narkotika yang dibakar itu jenis sabu sebanyak 1,196 ton dilakukan di halaman Markas Polda (Mapolda) Jabar, Kamis (19/5/2022). 

Barang bukti yang ditaksir senilai Rp1 triliun lebih itu merupakan hasil pengungkapan Direktorat Reserse Narkotika (Ditresnarkoba) Polda Jabar di wilayah Kabupaten Pangandaran pada pertengahan Maret 2022 lalu.

Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana yang memimpin pemusnahan barang bukti itu mengatakan kalau pengungkapan kasus narkotika ini merupakan hasil kerja sama antara Polda Jabar, TNI, pemerintah daerah, serta unsur masyarakat. 

Ia mengapresiasi sinergi tersebut, sehingga jajarannya berhasil menggagalkan pengiriman sabu yang diselundupkan dari laut dan sekaligus bisa menyelamatkan sebanyak enam juta masyarakat dari pengaruh  buruk narkotika.

”Keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat," terang Irjen Suntana dalam sambutannya saat prosesi pemusnahan narkoba pada Kamis (19/5/2022).

Suntana juga mengatakan, pengungkapan kasus narkoba ini menjadi bukti bahwa wilayah Pantai Selatan (Pansela) Jawa Barat yang membentang mulai dari Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, hingga Pangandaran rentan terhadap penyelundupan narkotika. 

Karena itu ia meminta jajarannya untuk terus meningkatkan sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat dalam penangkal peredaran narkotika di wilayah tersebut. "Saya meminta seluruh jajaran untuk terus meningkatkan sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat untuk mencegah peredaran narkotika selanjutnya," tegasnya juga. 

Untuk diketahui, pemusnahan barang bukti narkoba ini dilakukan dengan menggunakan alat insinetaror milik Badan Narkotika Nasional (BNN). Namun karena kapasitas mesin penghacur milik BNN yang terbatas, Polda Jabar menggandeng PT Bio Farma dalam proses pemusnahan barang bukti yang tergolong besar ini.

Sementara itu, Ketua MUI Jabar Prof KH Rachmat Syafe’I mengapresiasi hasil kerja polisi dalam menggagalkan penyelundupan sabu-sabu di wilayah Jabar ini. Menurut dia, dengan pengungkapan ini menjadi bukti wilayah Jabar rentan terhadap peredaran narkotika. 

"Kami bersyukur kepolisian berhasil mengagalkan penyelundupan narkotika yang cukup besar ini. Berarti menyelamatkan generasi muda bangsa kita dari pengaruh buruk narkotika" terangnya. 

Untuk diketahui, Ditresnarkoba Polda Jabar berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu sebanyak 1,196 ton pada Rabu (16/3/2022) sekitar pukul 14.00 WIB di perairan Kabupaten Pangandaran. Dalam kasus itu, polisi mengamankan lima orang tersangka yang salah satunya adalah warga negara asing. (tim redaksi)



#barangbukti
#pemusnahan 
#poldajwabarat
#kapoldajabar
#irjensuntana
#narkotika
#sabu
#mapoldajawabarat
#ketuamuijabar
#profkhrachmatsyafe’i

Tidak ada komentar