Breaking News

Penyakit Monkeypox Menyebar di Eropa, AS Konfirmasi Kasus Pertama

Penyakit cacar monyet. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Wabah cacar monyet tengah menyebar di Eropa, saat Inggris dan Portugal mengkonfirmasi kasus terbaru. Pihak berwenang Portugal mengatakan bahwa mereka telah mengidentifikasi lima kasus infeksi cacar monyet yang langka.

Sementara layanan kesehatan Spanyol sedang menguji delapan kasus potensial setelah Inggris membuat Eropa waspada terhadap virus tersebut. "Lima pasien Portugal, dari 20 kasus yang dicurigai, semuanya stabil. Mereka semua laki-laki dan mereka semua tinggal di wilayah Lisbon dan Lembah Tagus," kata otoritas kesehatan Portugal, melansir CBC, Kamis (19/5/2022). 

Sedangkan Kementerian Kesehatan Spanyol mengatakan, tak satu pun dari delapan kasus yang dicurigai telah dikonfirmasi. Otoritas Kesehatan Eropa sedang memantau setiap wabah penyakit sejak Inggris melaporkan kasus cacar monyet pertamanya pada 7 Mei lalu dan sejak saat itu menemukan enam kasus lagi. 

Monkeypox atau pun cacar monyet adalah infeksi virus langka yang mirip dengan cacar manusia, meskipun lebih ringan. Penyakit ini pertama kali tercatat di Republik Demokratik Kongo pada 1970-an. 

Jumlah kasus di Afrika Barat telah meningkat dalam dekade terakhir. Gejalanya meliputi demam, sakit kepala, dan ruam kulit mulai dari wajah dan menyebar ke seluruh tubuh. 

Penyakit ini tidak terlalu menular antar manusia dan kebanyakan orang yang terinfeksi pulih dalam beberapa minggu. Meskipun kasus yang parah juga telah dilaporkan.

Sementara itu, Badan Keamanan Kesehatan Inggris mengatakan, empat dari kasus yang terdeteksi di negara itu mengidentifikasi diri sebagai gay, biseksual, atau pria lain yang berhubungan seks dengan pria. Hal tersebut menambah bukti bahwa penularan secara seksual bisa terjadi. 

Agensi di Inggris mendesak pria gay dan biseksual untuk waspada terhadap ruam atau luka yang tidak biasa dan segera menghubungi layanan kesehatan.

Sementara itu, tercatat lebih dari 6.000 kasus yang dilaporkan di Kongo dan sekitar 3.000 kasus di Nigeria tahun lalu, masih ada begitu banyak yang tidak diketahui dalam hal dinamika penularan. 

Inggris sebelumnya melaporkan tiga kasus cacar monyet sebelumnya, dua melibatkan orang yang tinggal di rumah yang sama dan yang ketiga seseorang yang telah melakukan perjalanan ke Nigeria, di mana penyakit ini sering terjadi pada hewan. 

Virus ini biasanya menyebar ke orang-orang dari hewan yang terinfeksi seperti hewan pengerat, meskipun penularan dari manusia ke manusia telah diketahui terjadi. Di antara orang-orang, penyakit ini menyebar ketika ada kontak yang sangat dekat dengan lesi, cairan tubuh, tetesan pernapasan atau bahan yang terkontaminasi, seperti seprai.

AS konfirmasi satu kasus cacar monyet pertama

Kasus cacar monyet pertama di Amerika Serikat (AS) tahun ini dikonfirmasi di Massachusetts, Selasa (17/5/2022). Pejabat kesehatan setempat mengatakan, seorang pria dewasa yang baru saja kembali dari Kanada tertular penyakit tersebut.

“Pasien telah dirawat di rumah sakit dalam kondisi baik dan kasus ini tidak menimbulkan risiko bagi publik," menurut Departemen Kesehatan Masyarakat Massachusetts (MPDH), melansir The New York Post, Kamis (19/5/2022). 

Departemen mengatakan sedang bekerja dengan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) dan dewan kesehatan setempat lainnya untuk menghubungi dan melacak setiap individu yang mungkin telah terpapar pasien. (tim redaksi)

#penyakitcacarmonyet
#virusdariafrika
#monkeypox
#penyebarandieropa
#penularansecaraseksual
#infeksiviruslangka
#ruam

Tidak ada komentar