Breaking News

Pemerintah India Larang Ekspor Gandum

Ilustrasi. Foto : net

WELFARE.id-Pemerintah India secara resmi akan melarang ekspor gandum. Hal ini seiring kondisi negara Asia Selatan yang tengah mengalami gelombang panas. Saat ini, India merupakan produsen gandum nomor dua terbesar dunia setelah Tiongkok dengan kapasitas produksi mencapai 107,5 juta ton. 

Larangan tersebut dinilai bakal mengganggu pangan secara global. Terlebih ekspor gandum dari negara Laut Hitam kini terganggu akibat bentrok militer Rusia-Ukraina. 

Indonesia sendiri mengimpor gandum dari India setiap tahunnya mencapai 11,7 juta ton. Angka impor tersebut naik 31,6 persen dibanding pada tahun sebelumnya. 

Dikutip dari Bloomberg, Minggu (15/5/2022), saat larangan berlaku, ekspor gandum masih bisa dilakukan, namun dengan jumlah terbatas hanya ke negara-negara yang ketahanan pangannya kritis. 

Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri India menyebutkan, pemberitahuan larangan ekspor gandum sudah dirilis per 13 Mei 2022, di mana semua pengiriman baru gandum dari pelabuhan akan mulai dilarang. 

Menteri Urusan Pangan India, Sudhanshu Pandey, mengungkapkan larangan ekspor gandum diperlukan karena harga komoditas pokok tersebut mengalami lonjakan di dalam negeri. 

Ia mengatakan, dengan melarang ekspor gandum ke luar India, diharapkan bisa membantu menekan harga. Menurut pemerintah, kebijakan ini juga bisa mendorong gandum yang sedianya diekspor untuk dialihkan ke pihak yang membutuhkan di pasar domestik. 

Keputusan pemerintah India melarang ekspor gandum ini dibuat setelah adanya kekhawatiran dampak inflasi yang tinggi baru-baru ini. Yang pada akhirnya, mendorong pemerintah lebih ketat dalam urusan ekspor pangan. 

Sebagaimana diketahui, situasi memanasnya geopolitik global terutama perang di Ukraina membuat perdagangan dunia terganggu, di mana beberapa komoditas harganya melonjak drastis. 

Di sektor energi, harga minyak dan gas mengalami mengalami kenaikan signifikan sejak Rusia melancarkan aksi militer di Ukraina. 

Membatasi ekspor sendiri sejatinya merupakan keputusan dilematis yang diambil pemerintah India. Harga gandung dunia tengah melonjak tinggi, sehingga bisa jadi kesempatan India meraup untung besar dari perdagangan gandum 

Namun pemerintah India lebih memilih mengamankan pasokan pangan lokal daripada menggenjot ekspor gandum. Gandum India sendiri paling banyak dikirim ke Mesir. 

Sementara itu, Menteri Pertanian Jerman Cem Oezdemir, mengatakan langkah India tersebut semakin membuat situasi global semakin sulit. Apalagi Indonesia juga sebelumnya sudah melarang ekspor CPO. 

Ia bilang, Jerman bersama dengan negara-negara G7 saat ini sudah mendiskusikan langkah India dan Indonesia. ''Jika kita semua mulai memberlakukan batasan ekspor, atau bahkan melarang sama sekali ekspor, hal ini hanya akan memperburuk krisis,''kata Oezdemir. (tim redaksi

#gandum
#laranganeksporgandumindia
#india
#gelombangpanas
#ekonomi

Tidak ada komentar