Breaking News

Omicron Tak Lagi Dianggap Ancaman, Tiongkok Longgarkan Syarat Penerbangan

Maskapai Tiongkok. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Meskipun kondisi di Shanghai belum sepenuhnya kondusif akibat wabah COVID-19,  namun otoritas Tiongkok sudah melonggarkan persyarakat penerbangan internasional dari berbagai negara.

Di antaranya, kewajiban tes PCR ditiadakan, tes antibodi IgM, dan pemantauan kondisi kesehatan sebelum keberangkatan juga tak lagi dipersulit. Melansir media lokal, Jumat (20/5/2022), Kedutaan Besar RRT di berbagai negara telah mengumumkan kebijakan terbaru itu mulai berlaku sejak Rabu (18/5/2022).

Kedubes Tiongkok di Amerika Serikat, misalnya, sudah menghapus persyaratan tes PCR pada tujuh hari dan 24 jam sebelum keberangkatan, tes antigen 12 jam sebelum keberangkatan, karantina mandiri selama tujuh hari sebelum keberangkatan, dan tes antibodi IgM bagi orang yang belum mendapatkan vaksin COVID-19. 

Kebijakan terbaru yang diterapkan Kedubes Tiongkok di AS adalah tes PCR 24 jam dan 48 jam sebelum keberangkatan, tes antigen 12 jam sebelum keberangkatan, tidak perlu karantina mandiri selama tujuh hari sebelum keberangkatan, dan tidak perlu tes antibodi IgM.

Kebijakan tersebut juga berlaku untuk calon wisatawan dari Spanyol, Polandia, Uni Emirat Arab, Bangladesh, Korea Selatan, Irlandia, dan Denmark. Kebijakan tersebut nantinya akan diperluas untuk calon pelaku perjalanan internasional dari negara lain, termasuk Indonesia.

Perubahan kebijakan tersebut ditetapkan atas pertimbangan karakteristik varian Omicron terbaru yang dianggap wajar dan kecil kemungkinan menimbulkan risiko terhadap upaya Tiongkok memerangi wabah COVID-19. (tim redaksi)

#kebijakanpenerbangan
#penerbangantiongkok
#kedutaanbesartiongkok
#syaratantigendihapus
#omicron
#covid19
#pelonggaranpersyarakatpenerbangan

Tidak ada komentar