Breaking News

MA Tolak PK Zumi Zola

Foto : instagram @zumizola.official

WELFARE.id-Mantan Gubernur Jambi Zumi Zola mengajukan peninjauan kembali (PK) atas vonis 6 tahun terkait kasus gratifikasi proyek-proyek di Jambi pada Januari lalu. 

Namun kini, Mahkamah Agung (MA) menolak PK tersebut. Pembacaan putusan  PK dilakukan oleh Hakim Agung Suharto sebagai hakim 1, Ansori hakim 2 dan Suhadi hakim 3 pada hari Selasa (10/5/2022) kemarin. "Amar putusan, tolak,"  demikian bunyi amar putusan yang dikutip Jumat (13/5/2022). 

Zumi Zola sendiri telah divonis bersalah dalam kasus suap dan gratifikasi proyek di Provinsi Jambi. Zumi dinyatakan menerima uang gratifikasi dibantu tiga orang kepercayaan, yaitu Apif Firmansyah, Asrul Pandapotan Sihotang, dan Arfan. Gratifikasi itu diterima Zumi saat menjabat Gubernur Jambi periode 2016-2021. 

Besaran gratifikasi adalah Rp37.477.000.000, USD173.300, SGD100.000, dan satu unit Toyota Alphard. Gratifikasi tersebut berasal rekanan atau pengusaha. 

Selain itu, Zumi dinyatakan memberikan suap Rp16,34 miliar kepada 53 anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019. Pemberian suap itu agar DPRD Jambi menyetujui Raperda APBD tahun anggaran 2017 dan tahun anggaran 2018 menjadi Perda APBD 2017 dan 2018. 

Dia dihukum enam tahun penjara dan denda senilai Rp500 juta atau 3 bulan penjara jika denda tersebut tidak dibayarkan. Selain itu, hakim juga mencabut hak politik Zumi Zola selama 5 tahun sejak dia selesai menjalani putusan pengadilan. 

Saat itu, mantan kekasih Ayu Dewi itu tidak mengajukan banding usai divonis bersalah oleh pengadilan. Zumi tercatat langsung mengajukan upaya hukum luar biasa alias peninjauan kembali (PK). 

Sayangnya upaya hukum tersebut kandas. Alhasil, dia harus menjalani hukuman sesuai dengan putusan yang dijatuhkan oleh majelis hakim agung 10 Mei lalu. (tim redaksi) 

#zumizola
#mantangubernurjambi
#korupsi
#pk
#mahkamahagung

Tidak ada komentar