Breaking News

Larangan Supply dari Daerah Lain, Balikpapan Terancam Defisit Hewan Kurban

Hewan ternak sapi. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Akibat merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) terancam kekurangan hewan kurban untuk Idul Adha 1443 Hijriah mendatang. 

Kebutuhan hewan kurban di kota tersebut setiap tahunnya rata-rata 2.000 ekor, sementara saat ini para peternak penggemukan sapi di Kota Minyak itu hanya punya stok 1.100 ekor.

Kekurangan ini disebabkan terutama larangan mendatangkan hewan kurban dari daerah lain karena PMK. Kebijakan itu diberlakukan untuk mencegah penyebaran PMK  di Balikpapan dan sekitarnya.

"Dari daerah penghasil juga ada larangan untuk mengirimkan sapi ke daerah lain,” kata Kepala Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Balikpapan Heria Prisni, dikutip Jumat (20/5/2022).

Tidak adanya pasokan dari Aceh hingga Jawa Timur, dan Sulawesi, membuat Balikpapan kesulitan mendapat pasokan ternak pengganti. Pasokan sapi dari Balikpapan sendiri biasa datang dari Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, juga Sulawesi Selatan. 

Maka itu, ia berharap PMK bisa segera diatasi sehingga pasokan bisa kembali lancar. Di Balikpapan sendiri, Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan sudah memeriksa semua sapi yang ada. 

Petugas mengambil sampel darah dan air liur untuk diteliti lebih lanjut di laboratorium. Sementara itu, secara visual atau penampakan, sapi di Balikpapan cukup sehat. (tim redaksi)

#wabahpmk
#hewanternakkurban
#balikpapan
#kalimantantimur
#jelangiduladha
#defisitdagingkurban
#penyakitmulutdankuku

Tidak ada komentar