Breaking News

Kejagung Tetapkan Satu Tersangka di Kasus Dugaan Tipikor Impor Besi Baja 2021, Begini Perannya

Gedung Kejaksaan Agung. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan satu tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi impor besi baja 2021. Tersangka tersebut adalah mantan pejabat di Kementerian Perdagangan (Kemendag) Tahan Banurea (TB).

Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana menyebut, tersangka TB saat menjadi Kasubag Tata Usaha periode 2017-2018 pada Direktorat Impor Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) memiliki tugas, di antaranya mengurus kepegawaian, administrasi keuangan, surat menyurat, kearsipan, dokumentasi, dan rumah tangga direktorat. Meregistrasi surat masuk dan keluar dari Direktorat Impor termasuk pemberian nomor surat keluar (PI & Sujel-surat penjelasan) periode 2017.

"Termasuk menerima sejumlah uang Rp50 juta sebagai imbalan pengurusan Sujel," ujar Ketut dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (20/5/2022). Selain itu, lanjut dia, saat TB diangkat menjadi Kasi Barang Aneka Industri Periode 2018-2020 pada Direktorat Impor Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, tersangka memproses draf persetujuan impor besi baja, baja paduan, dan turunannya yang diajukan pelaku usaha atau importir.

"Setelah ada disposisi Kasubdit Barang Aneka Industri dan Bahan Baku Industri, kemudian Kasi (TB) melakukan pengecekan terhadap permohonan yang masuk serta menyiapkan draf jawaban," paparnya lagi.

Tersangka juga memberi paraf pada draf Sujel dan melakukan pengecekan secara berjenjang sampai dengan Direktur kemudian diajukan ke Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri (Dirjen Daglu) Kementerian Perdagangan untuk dilakukan pengesahan atau tanda tangan. Selanjutnya dikirimkan kepada pelaku usaha atau importir.

"(Tahan Banurae) juga pernah diajak oleh Kasubdit Barang Aneka Industri (MA) untuk mengetik konsep Sujel yang disampaikan secara langsung atau lisan oleh Dirjen Daglu (IWW-Indrasari Wisnu Wardhana) perihal penjelasan pengeluaran barang," bebernya.

Tak hanya itu, TB juga mengenal dan pernah bertemu dengan BHL karena dikenalkan oleh Alm. Chandra di Lobby Kementerian Perdagangan pada 2018. TB juga pernah menjadi Kepala Seksi Hasil Kayu dan Produk Kayu Direktorat Ekspor Produk Pertanian dan Kehutanan Direktorat Jendral Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan periode 2020 hingga Februari 2022.

"Dan saat ini tersangka menjabat sebagai Analis Perdagangan Ahli Muda pada Direktorat Impor Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan periode Februari 2022 hingga sekarang," imbuhnya. (tim redaksi)

#kejagung
#kasusdugaantipikorimporbesibaja
#tetapkansatutersangka
#tahanbanurae
#mantanpejabatkemendag
#kasusdugaankorupsi

Tidak ada komentar