Breaking News

Juni Pelaksanaan Haji, Tapi 24 Persen CJH Terancam Batal Berangkat Gara-Gara Ini

Jemaah haji asal Indonesia. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Pemberian dua dosis vaksin COVID-19 menjadi syarat utama keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH). Hal itu sudah menjadi syarat wajib dari pemerintah Arab Saudi.

Ada tiga syarat perjalanan haji yang sudah ditentukan oleh pemerintah Arab Saudi, yaitu syarat vaksinasi COVID-19 minimal vaksin lengkap, PCR 72 jam sebelum keberangkatan, dan syarat maksimal umur di bawah 65 tahun. Dari data yang ada, sebanyak 24 persen dari jumlah Calon Jemaah Haji (CJH) Indonesia yang akan berangkat tahun ini terancam batal ke Mekah. 

Pasalnya, baru sekitar 76 persen CJH yang sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis lengkap dua dosis. "Per hari ini baru 76 persen yang sudah dosis lengkap. Artinya, baru 76 persen jemaah yang bisa berangkat ke tanah suci," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji, Kementerian Kesehatan Budi Sylvana, dikutip Kamis (19/5/2022).

Maka itu, pihaknya berusaha menyakinkan jemaah untuk sesegera mungkin melengkapi vaksinasi dosis lengkap sesuai yang dipersyaratkan. 

Kesiapan daerah

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kendari, Sulawesi Tenggara juga telah menyiapkan vaksin meningitis bagi ratusan calon jemaah haji di Kota Kendari, sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci pada Juni 2022. Kepala KKP Kendari Laode Muhammad Hajar Dony mengatakan, vaksinasi meningitis calon jemaah haji sudah siap dilakukan sebelum diberangkatkan pada Juni mendatang.

"Terkait dengan kesiapan vaksin itu insya Allah sudah siap karena vaksinasi untuk meningitis haji ini kan sebetulnya didorong untuk dilaksanakan di masing-masing kabupaten/kota," ujarnya, dikutip Kamis (19/5/2022).

Dia menyampaikan, pihaknya rutin melakukan pemantauan maupun pendampingan di dalam pemberian vaksin bagi instansi atau lembaga terkait lainnya, termasuk legalitas vaksin meningitis yang digunakan. "KKP sifatnya melakukan pemantauan dan pendampingan di dalam pelaksanaannya termasuk legalitas vaksin yang diterbitkan," urainya.

Terkait hal tersebut, KKP Kendari gencar melakukan vaksin meningitis bagi seluruh calon jemaah haji sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi. Kantor Kesehatan Pelabuhan Kendari menargetkan 14 hari sebelum keberangkatan, seluruh calon jemaah haji harus sudah divaksin sesuai dengan aturan dan ketentuan dari pemerintah.

"Semua calon jemaah haji itu harus mendapatkan vaksinasi," tegasnya.

Sementara itu, menurut Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Aziz Basuki, untuk vaksin meningitis yang diberikan kepada calon jemaah haji bersifat wajib dan gratis. "Untuk vaksin meningitis sendiri tidak dipungut biaya sepeserpun. Akan tetapi untuk penambah imun influenza itu para calon jamaah haji wajib membayar," imbuhnya.

Sebab, lanjutnya, untuk penambahan imun influenza sendiri bersifat tidak wajib akan tetapi dianjurkan. Ia juga menuturkan, syarat kesehatan lainnya bagi para calon jemaah haji sendiri meliput pemeriksaan jantung, penyakit asam urat atau kolesterol.

"Lalu ada juga tes kebugaran, seperti naik tangga dan lainnya," tuntasnya. (tim redaksi)

#vaksincovid19
#duadosislengkap
#syaratnaikhaji
#calonjemaahhaji
#arabsaudi
#vaksinmeningitis
#vaksinasi

Tidak ada komentar