Breaking News

Jabat Tim Transisi Perpindahan IKN, Nama Lydia Silvanna Djaman Curi Perhatian Warga Kaltim

Lydia Silvanna Djaman. Foto: Sig.id

WELFARE.id-Pemerintah terus mengebut pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang berlokasi di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Selain sudah membentuk Badan Otorita IKN yang dipimpin Bambang Susantono, pemerintah juga resmi membentuk dan melantik Tim Transisi Perpindahan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sejumlah nama anggota Tim Transisi Perpindahan Ibu Kota Nusantara sudah diumumkan, termasuk Prof Dr Masjaya (Rektor Universitas Mulawarman atau Unmul), Isran Noor yang kini menjabat Gubernur Kaltim dan sejumlah nama lainnya. 

Ada nama anggota Tim Transisi Perpindahan IKN yang mencuri perhatian, dia adalah Lydia Silvanna Djaman yang merupakan kelahiran Kaltim. Nama Lydia tidak terlalu populer bagi warga Kaltim. Tapi biodatanya tertera kalau dia bukan orang asing di Samarinda. Lantaran Lydia lahir di Samarinda pada 1 Maret 1969 silam.

Dalam struktur Tim Transisi Perpindahan Ibu Kota Nusantara, nama Lidya Silvanna diumumkan dalam Surat Keputusan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) menduduki jabatan Tim Penasihat yang diketuai mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. 

Selain Lidya yang kini menjabat Deputi Bidang Perundang-undangan dan Administrasi Hukum Kementerian Sekretaris Negara (Kemensetneg), ada empat orang lagi anggota tim transisi tersebut, yakni Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Wamen LHK) Alue Dohong, mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Andrinof Chaniago, Gubernur Kaltim Isran Noor.

Kini perhatian masyarakat Kaltim tertuju pada Lidya Silvanna Djaman yang meski lahir di Samarinda, tapi belum diketahui apakah perempuan yang menjadi Komisaris PT Perusahaan Pengelola Aset (persero) sejak 12 April 2018 itu pernah menghabiskan masa kecil di wilayah tersebut. 

Data sementara menyebutkan kalau Lidya adalah alumni Universitas Sebelas Maret, Solo, jurusan hukum yang lulus tahun 1992. Kemudian, Lidya melanjutkan pendidikanya di  Magister Hukum dari Law School University of Technology Sydney, Australia pada 1998 dan program studi Doktoral Hukum di Universitas Pelita Harapan, Tangerang.

Sejumlah jabatan pemerintahan dan BUMN pernah diemban Lidya. Di bidang pemerintahan, Lidya pernah menjabat Asisten Deputi Bidang Prasarana, Riset, Teknologi dan Sumber Daya Alam, Deputi Bidang Perekonomian, Sekretariat Kabinet, 2011 – 2012. 

Lalu, Staf Ahli Menteri Sekretaris Negara Bidang Hukum dan HAM, Juli 2012 – Oktober 2012. Kemudian Asisten Deputi Perundang-undangan Bidang Perekonomian, Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan Kementerian Sekretariat Negara, 2012 – 2018. 

Dan Deputi Hukum dan Perundang-undangan Kementerian Sekretariat Negara, Februari 2018 – sekarang. Sedangkan kiprah Lydia di BUMN dia pernah menjabat Komisaris PT Semen Indonesia.

Untuk diketahui, tim Transisi dipimpin oleh Kepala IKN Bambang Susantono. Kemudian, Wakil Ketua Tim Transisi yang juga Wakil Kepala IKN Dhonny Rahajoe dan Sekretariat Dr Achmad Jaka Santos Adiwijaya.

Lalu, Tim Informasi dan Komunikasi dengan koordinator Sidik Pramono dan Panji Himawan (anggota). Sedangkan Rektor Ummul Profesor Dr Masjaya menjabat sebagai anggota tim ahli dengan koordinator Dr. Wicaksono Sarosa, dan anggota Sofian Sibarani; Irfan Ahadi Tachrir, dan Yose Rizal. (tim redaksi)


#ibukotabaru
#ibukotanusantara
#timtransisiperpindahanikn
#kalimantantimur
#kaltim
#badanotoritaikn
#sekretariatnegara
#sekneg
#lidyasilvannadjaman

Tidak ada komentar