Breaking News

Buntut Dana CSR Dianggap Tak Tepat Sasaran, PT Bayan Resources Digeruduk Massa Unjuk Rasa

Aksi unjuk rasa Aliansi Masyarakat Kaltim Bergerak yang mempertanyakan pemberian CSR ke sejumlah perguruan tinggi di Jawa. Foto: Istimewa

WELFARE.id-Aliansi Masyarakat Kaltim Bergerak menggelar aksi demonstrasi damai untuk mempertanyakan tujuan pemberian Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bentuk beasiswa sebesar Rp200 miliar oleh PT Bayan Resources kepada universitas di Pulau Jawa. 

Koordinator Lapangan sekaligus perwakilan HMI Balikpapan Zukifli memastikan akan terus mengawal kelanjutan dan laporan audit alokasi CSR PT Bayan Resources. 

Sesuai Peraturan Pemerintah nomor 47 tahun 2012 terkait tanggung jawab lingkungan dan sosial, pihaknya mendesak PT Bayan untuk secara merata memberikan kontribusi dalam hal pendidikan, ekonomi, dan sosial khususnya pada masyarakat Kalimantan Timur. 

Dirinya menyebut, hasil mediasi, pihaknya bersedia membuka forum diskusi yaitu penyusunan pansus agar bisa menemukan titik rumus terkait aspek pendidikan, sosial, dan perekonomian di Kaltim secara keseluruhan.

Gerakan Putera Asli Kalimantan (Gepak) Kuning juga ikut mendukung aksi ini. Ketua Umum Gepak Kuning, Suriansyah, menyampaikan, PT Bayan Resources telah beroperasi selama 26 tahun di Kaltim, sudah seharusnya memberikan dana CSR untuk Kaltim.

"Kenapa larinya ke sana nggak ke kampus Kaltim. Disini banyak kampus. Mereka kan bekerja di Kaltim, mengeruk lahan disini. Harusnya kampus-kampus ini yang diberdayakan," harapnya, melansir beritakaltim, Kamis (19/5/2022).

Sebenarnya, bantuan ini sangat penting untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Kaltim. Apalagi Kaltim telah menjadi Ibu Kota Negara (IKN) dan tentunya harus memiliki SDM yang andal sehingga mampu bersaing dengan SDM dari luar.

"Jangan sampai SDM kurang, dananya juga kurang. Itu yang tidak kita inginkan,” serunya.

Menurutnya, andai saja PT Bayan memberikan dana CSR kepada kampus di Kaltim sebesar yang sama dengan yang diberikan ke kampus-kampus di Jawa itu, maka bisa bermanfaat bagi dunia pendidikan di Kaltim. Sementara itu, Humas PT Bayan Resources, Syahbudin menuturkan, kedepan akan ada kerja sama CSR dengan perguruan tinggi di Kaltim.

Pihaknya akan mengutamakan warga di sekitar lokasi tambang yakni Desa Tabang dan Kembang Janggut, Kukar. "Kami akan segera melaksanakan tuntutan aksi dengan menggelar diskusi yang juga akan melibatkan pansus DPRD Provinsi Kaltim,” paparnya.

Ia menjelaskan, pemberian bantuan CSR pendidikan sudah dilakukan sesuai ketentuan pemerintah. “Kita sudah berikan beasiswa kepada sebanyak 74 mahasiswa yang ada dilingkup Kutai Kartanegara berkuliah di Unmul, Untag, dan Widayagama serta perguruan tinggi di Kaltim,” rincinya.

Pihaknya juga tengah membuat tempat penampungan air bersih bagi warga sekitar tambang dan membuat jalan sepanjang 100 kilometer untuk kepentingan masyarakat dan perusahaan dari Kutai Kartanegara ke Kutai Barat untuk digunakan perusahaan dan warga. (tim redaksi)

#aksiunjukrasa
#danacsr
#ptbayanresources
#aliansimasyarakatkaltimbergerak
#gepak
#kampusdikaltim
#csr

Tidak ada komentar