Breaking News

Atlet Sepatu Roda Latihan di Jalan Raya, Polisi Beri Teguran

Atlet sepatu roda latihan di jalan raya.  Foto : twitter

WELFARE.id-Media sosial dibuat geger oleh video sekumpulan orang menggunakan sepatu roda melintas di jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu. 

Akibatnya, pengguna jalan raya terhalang akses jalannya. Dalam video yang diunggah oleh akun Twitter @pativ7 itu pun ramai menuai kritik warganet yang merasa tak seharusnya jalan raya dipakai berlatih. 

Hal lain yang disorot warganet, di antara kumpulan atlet sepatu roda tersebut, terdapat anak-anak kecil ikut melaju di tengah-tengah lalu lintas kendaraan bermotor. Sembari diklakson oleh pengendara di jalan tersebut, para atlet ini melaju diatas sepatu rodanya dengan mengenakan atribut lengkap termasuk helm. 

Ketua Umum Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) DKI Jakarta Muhammad Sal atau yang biasa disapa 'Ical' menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut. 

Ical menjelaskan, sebenarnya para atlet sepatu roda umumnya berlatih di Jakarta International Roller Track Arena (JIRTA), Sunter, Jakarta Utara. Namun, tempat berlatih tersebut tutup hingga Senin (9/5/2022). Sementara, anak-anak harus berlatih untuk persiapan menuju Piala Ibu Negara pada Juli-Agustus mendatang. ''Kemarin itu kan kita biasanya latihan di JIRTA, kebetulan ditutup. Kan anak-anak menuju Piala Ibu Negara bulan Juli-Agustus itu kan, jadi ingin sehabis bulan puasa, sehabis libur Lebaran kan mesti latihan. Ternyata nggak bisa di JIRTA itu ada pengumuman sampai tanggal 9 Mei baru dibuka,'' akunya. 

Tak hanya atlet, jelqsnya, para pelatih memberikan pengawalan. 

Terkait viralnya video tersebut, Polda Metro Jaya memberi teguran kepada Porserosi Provinsi DKI Jakarta. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, para atlet yang melanggar tersebut diberi edukasi dan diminta menandatangani surat perjanjian agar tidak mengulangi perbuatan yang sama. 

''Oleh sebab itu semua pihak yang menimbulkan gangguan terhadap keamanan keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di jalan tentu akan kita beri tindakan,'' ujarnya saat konferensi pers di Gedung Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Selasa (10/5/2022). 

Akan tetapi, pelanggaran tersebut baru dilakukan sekali sehingga pihak Ditlantas Polda Metro hanya memberikan tindakan berupa teguran yang sifatnya represif non justicial. 

''Tindakannya berupa kita beri tindakan yang sifatnya represif non justicial. Ini kita panggil yang bersangkutan kemudian kita beri edukasi. Kita beri surat pernyataan untuk tidak lagi mengulangi perbuatannya. Kenapa? Karena tentu dari video ini bisa kita lihat apa yang dilakukan oleh mereka ini telah menimbulkan gangguan terhadap Kamseltib Lantas dan ini sangat berbahaya,'' katanya. (tim redaksi) 

#atlet
#atletsepaturoda
#atletsepaturodadijalanraya
#viral
#porserosi
#poldametrojaya

Tidak ada komentar