Breaking News

Transaksi IIMS Hybrid 2022 Tembus Rp3 Triliun, Sinyal Positif Kebangkitan Industri Otomotif

Otomotif yang dipamerkan di ajang Indonesia Intenational Motor Show (IIMS) Hybrid 2022. foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Minat konsumen terhadap kendaraan roda empat tak surut. Hal itu terlihat dari keberhasilan pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022, yang diselenggarakan pada 31 Maret - 10 April 2022 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Dyandra Promosindo mengumumkan, IIMS Hybrid 2022 rampung dan berhasil membukukan nilai transaksi yang mencapai Rp3 triliun lebih. "Hasil ini memberikan sinyal positif terhadap kebangkitan industri otomotif Indonesia," ungkap Presiden Direktur Dyandra Promosindo Hendra Noor Saleh dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (19/4/2022).

Sebagaimana diketahui, pada penyelenggaraan di hari ke- 11 penyelenggaraan IIMS Hybrid 2022, telah diumumkan perolehan data sementara transaksi sebanyak 6.850 unit dengan nilai transaksi Rp2,8 trilliun.

Penyelenggara mencatatkan keseluruhan transaksi ini dari berbagai brand yang mengikuti ajang tersebut seperti BMW, Chery, DFSK, Honda, Hyundai, Jeep, Mazda, MG, Mitsubishi, serta Prestige yang menampilkan unit Tesla Terbaru, Toyota, Suzuki, serta Wuling.

Untuk brand roda dua, Benelli & Keeway, Energica, Gesits, Honda, Italjet, Kawasaki, KTM & Husqvarna, NIU, Royal Alloy, Royal Enfield, Volta, dan Yamaha serta Perhimpunan Pengusaha Aksesoris Mobil Indonesia (PAHAMI) dan puluhan brand aftermarket. Berdasarkan data yang terlapor, faktual value transaksi pada IIMS Hybrid 2022 mencapai Rp3.435.634.425.990 dengan total unit terjual sebanyak 9.634 kendaraan. 

Dengan pembukuan yang mencapai lebih dari Rp3 triliun itu, pihaknya mencatatkan terdapat peningkatan transaksi sebesar 108,35 persen dari penjualan pada 2021. Hal tersebut selaras dengan nilai transaksi yang juga meningkat tajam sebesar 70,08 persen dibanding tahun lalu.

Sebelumnya, pengamat otomotif Bebin Djuana sudah mengatakan, jika dicermati mulai pada kuartal akhir 2021, kebangkitan otomotif itu sudah jelas terlihat. Namun sayang, menurut dia, masih banyak yang meragukan hal ini.

"Kalau kita mempelajari siklus dari industri otomotif di negara kita, seringkali hal-hal yang fenomenal itu terjadi di luar dugaan di luar hitungan ekonomi sekalipun. Itu jelas terlihat sejak tahun lalu," kata Bebin, dalam sesi wawancara dengan stasiun televisi CNBC, 5 April lalu.

Bahkan, menurutnya, penjualan mobil baru di tahun ini akan menembus 1 juta unit. Hal ini berkaca pada keadaan sebelum pandemi COVID-19 dimana industri ini mengalami pertumbuhan yang sangat pesat.

"Ini akan mempertahankan momentum kebangkitan industri otomotif dan tadi dikatakan bahwa sudah jual sampai 84 ribu unit di akhir Februari. Saya mencermati kira-kira penjualan akan di atas 900 ribu bahkan sampai mendekati 1 juta unit," yakinnya. (tim redaksi)

#kebangkitanotomotif
#industriotomotif
#iimshybrid2022
#penjualanotomotif
#peningkatantransaksipenjualan
#kendaraanrodaempat

Tidak ada komentar