Breaking News

Tolong Sri Lanka! Dokter Operasi Pasien Disinari Lampu Ponsel dan Terpaksa Gunakan Kateter Berulang

Dokter di Sri Lanka bersuara. Foto: Istimewa/ AP Photo/Eranga Jayawardena

WELFARE.id-Krisis di Sri Lanka mulai merembet ke layanan kesehatan. Mulai dari kekurangan alat medis, obat-obatan, hingga listrik.

Bayangkan, kini dokter terpaksa melakukan operasi dengan hanya diterangi cahaya lampu ponsel! Sungguh dramatis dan menyedihkan.

Melansir cnn.com, Selasa (19/4/2022), kondisi kekurangan listrik makin diperparah dengan keterbatasan kebutuhan medis. Sejumlah rumah sakit di Sri Lanka terpaksa menggunakan kembali kateter ke pasien lain.

Petugas medis di layanan intensif sebuah rumah sakit di Sri Lanka mengaku terpaksa menggunakan kateter bekas pasien lain. "Saya tahu saya membahayakan hidup pasien selanjutnya. Saya merasa tak berdaya dan putus asa," ujarnya sedih.

Selain itu, ia dan beberapa dokter lainnya juga harus berhadapan dengan berbagai masalah teknis lainnya, seperti pemadaman listrik ketika sedang melakukan operasi. Akibatnya, mereka harus mengoperasi pasien menggunakan cahaya ponsel yang dipegangi pekerja medis lain hingga akhirnya generator menyala.

"Meski memiliki setidaknya dua ponsel dinyalakan, tidak mudah untuk melakukan prosedur dan penjahitan dengan cahaya seperti itu," tutur sumber itu. Ia pun tak yakin setengah pasien di unit perawatan intensif tempatnya bekerja bakal tetap hidup dalam beberapa pekan ke depan atau tidak jika kekurangan obat terus terjadi.

Sementara itu, seorang dokter dari rumah sakit pemerintah di Kota Kandy mengaku unit perawatan intensif di tempat ia bekerja kekurangan obat bius. Ia khawatir pasien harus menjalani operasi tanpa bius.

Selain itu, ia mengaku juga diperintahkan untuk menggunakan ulang kateter dan selang. Ia tahu penggunaan ulang kateter bisa berdampak buruk bagi pasien, tetapi ia mengaku tak punya pilihan lain.

"Kami harus mengambil keputusan sulit beberapa hari ini, khususnya di unit perawatan intensif. Seperti siapa yang bisa hidup dan siapa yang tidak," tuntasnya. (tim redaksi)

#krisissrilanka
#layanankesehatandown
#kekuranganobat
#kekuranganalatmedis
#kekuranganlistrik
#hidupmatipasien
#icu
#pemakaianulangkateter

Tidak ada komentar