Breaking News

Tips Agar Keuangan Bisnis UMKM Tetap Sehat

Ilustrasi UMKM. Foto : instagram @sriparcelsukabumi

WELFARE.id-Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM menjadi entitas usaha strategis dengan dampak besar bagi perekonomian nasional. Program pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi Nasional menganggarkan Rp96,21 triliun untuk UMKM. 

Pemerintah Indonesia juga memberikan dukungan bagi pelaku usaha kecil, sebab negara masih memerlukan banyak UMKM baru untuk dapat tumbuh hingga mencapai 4 persen sesuai indikator sebuah negara maju. 

Sejalan dengan hal ini, Zilingo, platform B2B mewujudkan dukungan bagi pelaku usaha UMKM dalam bentuk layanan finansial berbasis transaksi. Okky Octavianto, Head of Financial Services Zilingo Indonesia menerangkan, model bisnis UMKM banyak diminati masyarakat sebagai sumber  penghasilan. 

''Pemilik usaha kecil biasanya juga memulai bisnisnya dari modal sendiri, sebelum akhirnya merambah ke permodalan melalui perbankan atau investor saat akan menambah aset atau membuka cabang baru. Agar sebuah usaha kecil yang dirintis bisa bertahan dan berkembang, pemilik usaha harus cermat dalam tata kelola keuangan,'' ujarnya dikutip Kamis (14/4/2022). 

Tanpa pengaturan yang sesuai, lanjutnya, usaha kecil yang dirintis akan terhambat untuk maju bahkan terancam gulung tikar. 

Nah, membangun disiplin dalam mengelola dan memantau arus keuangan menjadi kunci bagi pelaku usaha kecil agar bisnisnya berjalan sesuai harapan. 

Berikut 5 tips mengelola keuangan bagi usaha kecil agar tetap sehat : 

• Keuangan usaha dan pribadi harus dipisahkan 

Salah satu siasat untuk memisahkan keuangan usaha dan keuangan pribadi adalah dengan membuat rekening berbeda untuk keduanya untuk mencegah kebingungan saat transaksi bisnis Anda mulai berjalan. 

• Rencanakan anggaran dan target usaha 

Perencanaan anggaran secara terperinci membantu Anda memilih prioritas pembelanjaan wajib dan pembelanjaan yang bisa ditunda untuk mencegah pemilik usaha menggebu-gebu di awal bisnis, tapi kehabisan modal pada akhirnya akibat tidak memiliki prioritas pembelanjaan. 

• Pencatatan cash flow dengan memanfaatkan teknologi 

Anda bisa menggunakan aplikasi digital pencatatan cash flow guna menghindari kesalahan jika pencatatan dilakukan manual. 

• Sisihkan keuntungan usaha 

Kelola keuntungan usaha Anda menjadi dana darurat usaha, tabungan modal untuk pengembangan usaha, dan penghasilan pemilik usaha. 

• Evaluasi pengelolaan keuangan setidaknya satu bulan sekali 

Evaluasi pengelolaan keuangan akan menghindarkan Anda dari kendala-kendala mengelola usaha kecil. (tim redaksi) 

#umkm
#tips
#tipskelolakeuangan
#bagaimanamengelolakeuangan
#bisnisdarinol
#ekonomi

Tidak ada komentar