Breaking News

Ternate, Surga Tersembunyi di Indonesia Timur

Pemandangan Pantai Falajawa, Ternate, Maluku Utara. Foto: Instagram @galihgiffari

WELFARE.id-Wilayah Indonesia Timur memiliki keindahan alam yang tak perlu diragukan lagi. Misalnya saja Kota Ternate yang terletak di Provinsi Maluku Utara. Daerah ini dulu dikenal sebagai penghasil rempah-rempah.

Tak hanya itu, pulau ini ternyata memiliki keindahan yang tidak kalah dengan kota–kota lain di Indonesia. Keindahan Kota Ternate terpancar ketika pesawat akan mendarat di Bandara Sultan Babullah. Gunung Gamalama setinggi 1.715 mdpl yang diselimuti hutan lebat dan Danau Tolire selalu menyambut ketika kita di Ternate.

Jika di kota-kota besar lainnya banyak dijumpai bangunan mall sebagai pusat hiburan, lain halnya dengan Kota Ternate. Kota ini menyuguhkan keindahan alam sebagai pusat hiburan dan pelepas penat setelah lelah beraktivitas.

Di kota ini, kamu dapat menemukan delapan buah pulau dengan panorama alamnya yang menyejukan mata. Kedelapan pulau tersebut adalah Pulau Ternate, Pulau Hiri, Pulau Moti, Pulau Mayau, Pulau Tifure, Pulau Maka, Pulau Mano, dan Pulau Gurida.

Lautnya masih sangat jernih, hingga kita bisa melihat keindahan dasar lautnya. Objek wisata bahari yang bisa dinikmati di Ternate, selain pantai, seperti Pantai Sulamadaha dan Pantai Tobololo, juga wisata bawah laut yang menyajikan keindahan terumbu karang dan keragaman ikan yang beberapa jenis di antaranya merupakan ikan langka.

Selain asupan "vitamin sea", Ternate memiliki ragam destinasi yang menawan mulai dari peninggalan sejarah, wisata bahari, sampai objek wisata religi dan kuliner.

Peninggalan sejarah berupa benteng yang dibangun bangsa Eropa saat menjajah Ternate pada beberapa abad silam juga ada di daerah itu. Bahkan jumlahnya ada sembilan buah dan sebagian besar masih terawat dengan baik.

Salah satu benteng di antaranya yakni Benteng Oranje yang dibangun Belanda pada abad ke-15 kini dijadikan pusat pengembangan kebudayaan di Ternate dan sering dijadikan lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan budaya dan wisata.

Jika ingin mendaki gunung di pulau yang terkenal dengan rempahnya itu, juga ada Gunung Gamalama setinggi 1.700 meter dari permukaan laut, yang di puncaknya ada makam tua, yang konon makam para wali penyebar Islam di Malut.

Objek wisata religi di Ternate, di antaranya Masjid Kesultanan Ternate yang berusia lebih dari 500 tahun, gereja yang dibangun Portugis dan Klenteng Ibu Suri yang telah berusia lebih dari 300 tahun.

Di objek wisata Cengkih Afo yang terletak sekitar 4 kilometer dari pusat Kota Ternate, bisa ditemukan beragam kuliner tradisional yang dimasak dengan cara dimasukkan ke dalam bambu kemudian dibakar hingga matang, sama seperti yang dilakukan masyarakat Ternate pada masa lampau.

Kuliner itu disajikan menggunakan peralatan makan dari batok kelapa yang didesain seperti piring, gelas dan sendok, sehingga saat menyantapnya seolah terbawa ke suasana Ternate pada zaman dahulu.

Di Objek wisata itu juga bisa disaksikan cengkih tertua di dunia, yakni berusia di atas 400 tahun lebih, yang dikenal dengan nama Cengkih Afo dan selama ini menjadi sumber bibit cengkih di Malut. (tim redaksi)

#indonesiatimur
#ternate
#pesonaindonesia
#wisata
#destinasiwisata
#malukuutara

Tidak ada komentar