Breaking News

Terjadi Pekan Depan, BMKG Imbau Warga Kaltim Waspada Cuaca Ekstrem

Cuaca ekstrem yang diprediksi oleh BMKG yang akan terjadi di Provinsi Kaltim pekan depan. Foto: Istimewa

WELFARE.id-Ancaman cuaca ekstrem bakal melanda Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada pekan depan ini. Karena itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan di Kota Balikpapan mengimbau masyarakat waspada.

Adapun potensi cuaca ekstrem itu yakni puting beliung, hujan lebat disertai kilat atau petir, hujan es, dan bencana lainnya dalam sepekan ke depan.

"Warga Kaltim juga saya imbau selalu berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan dari cuaca ekstrem itu," ujar Kepala Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Balikpapan Erika Mardiyanti, Minggu (17/4/2022).

Adapun dampak yang mungkin ditimbulkan dari cuaca ekstrem ini antara lain banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin dalam satu minggu ke depan sejak Sabtu (16/4/2022) hingga sepekan ke depan.

Berdasarkan analisa, ujar Erika juga, indeks global seperti Nino 3.4 masih menunjukkan nilai signifikan, sehingga terindikasi adanya potensi pertumbuhan awan hujan signifikan di Indonesia bagian timur.

Adanya pola belokan angin dan konvergensi di sekitar wilayah Provisni Kaltim, maka hal ini memicu terjadinya pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

Menurutnya Erika juga, kondisi cuaca pada periode ini akan didominasi berawan, kemudian potensi hujan berintensitas ringan hingga lebat disertai angin kencang yang disertai kilat atau guntur.

Untuk prakiraan tinggi gelombang, ujar Erika lagi, di perairan Samarinda - Bontang, perairan Balikpapan, Kota Baru, Selat Makassar bagian tengah, dan perairan Sulawesi Barat diprakirakan kategori tenang pada ketinggian di kisaran 0,2-0,75 meter.

Sedangkan pasang surut laut di Balikpapan, lanjutnya, pasang tertinggi diperkirakan terjadi pada tanggal 18-20 April 2022 dengan ketinggian 2,9 meter pada pukul 07.00 Wita dan 08.00 Wita.

Kemudian di Pulau Nubi (Muara Sungai Mahakam), pasang tertinggi air diperkirakan terjadp pada tanggal 18 dan 20 April 2022 dengan ketinggian 2,8 meter yang akan terjadi pada pukul 07.00 Wita hingga 08.00 Wita.

"Untuk di Teluk Sangkulirang, pasang air tertinggi terjadi pada 19 April 2022 dengan ketinggian 2,5 meter, pukul 07.00 Wita. Kemudian di Muara Sungai Berau, air pasang tertinggi terjadi pada tanggal 18-20 April 2022 dengan ketinggian 2,9 meter pada pukul 09.00-10.00 Wita," tandas Erika juga. (tim redaksi)

#bencanaalam
#cuacaekstrem
#hujanes
#hujanpetirataukilat
#anginkencang
#kalimantantimur
#provinsikaltim
#bmkg
#kepalastasiunkelas1sams 
#erikamardiyanti

Tidak ada komentar