Breaking News

Tanah Abang Banjir Pengunjung, Lalu Lintas Macet Parah

Suasana pasar Tanah Abang. Foto : instagram @infojabodetabek

WELFARE.id-Memasuki pekan terakhir ramadan, geliat perdagangan di Pasar Tanah Abang tampak makin padat. Lalu lalang pembeli jauh lebih padat jika dibandingkan dengan pekan pertama. 

Berdasarkan pantauan di lapangan hari ini, Selasa (26/4/2022), kemacetan sudah nampak jauh sebelum sampai pasar Tanah Abang. Para pengunjung tampak berdesakan di koridor-koridor dalam pasar tersebut. ''Penuh banget. Saya sudah sampai parkiran Tanah Abang, tapi susah dapatnya. Akhirnya putar balik lagi. Nggak kuat, karena cuaca juga panas banget,'' aku Dyah, salah satu pengunjung, Selasa (26/4/2022). 

Sementara itu, Lastri, warga Setiabudi, Jakarta Swlatan, memilih ke Tanah Abang menggunakan angkutan umum. ''Penuh banget. Padahal sengaja berangkat lebih pagi,'' akunya. 

Meski harus berdesak-desakan, dia mengaku senang bisa kembali berbelanja di Pasar Tanah Abang. ''Senang lah, dua tahun kemarin kan dilarang. Alhamdulillah sekarng sudah boleh lagi,'' katanya. 

Lastri mengaku sengaja ke Tanah Abang karena banyak pilihan. ''Kalau ini kan bisa lihat langsung barangnya, bisa dipegang. Kalau beli di online seringnya gambar sama barang yang datang beda. Jadi kalau kesini lebih puas,'' tambahnya. 

Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan, peningkatan jumlah kunjungan selalu berbanding lurus dengan kenaikan transaksi. Bahkan, fenomena itu dinilai akan dialami oleh seluruh pusat perbelanjaan di Jakarta, baik yang dikelola oleh swasta maupun Pemprov DKI melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD Pasar Jaya. ''Tingginya trafik pengunjung akan memperbesar peluang terjadinya transaksi di dalam kawasan tersebut,'' ujarnya. 

Kendati demikian, Arief mengaku masih membutuhkan waktu untuk mengamati situasi dan merilis data mengenai aktivitas pasar. Namun, dengan kondisi sekarang, dia optimistis keadaan pasar akan membaik. 

Pemprov DKI Jakarta diketahui belum memiliki data terbaru terkait jumlah pengunjung Pasar Tanah Abang sepanjang Ramadan tahun ini. Namun, berdasarkan pantauan Bisnis di lapangan, intensitas pengunjung yang terlihat saat ini berpotensi melonjak seperti tahun lalu. 

Sekadar informasi, jumlah pengunjung melonjak hingga ke fase tertinggi pada pekan ketiga Ramadan tahun lalu, tepatnya, 10 hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 2021. Data resmi Pemprov DKI Jakarta menunjukkan jumlah pengunjung Pasar Tanah Abang pada 2 Mei 2021 mencapai sekitar 100 ribu orang. Angka ini jauh meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya yang mana pengunjung pasar berkisar 35 ribu orang per hari.   

Adapun, berdasarkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 di Jabodetabek, supermarket, hypermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai dengan pukul 21.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 75 persen. Sementara itu, pada Ramadan tahun lalu, DKI Jakarta masih menerapkan PPKM Mikro dengan sejumlah aturan yang lebih ketat, termasuk pada kegiatan di pasar tradisional. (tim redaksi) 

#ramadan
#mingguketigaramadan
#tanahabang
#pasartanahabang
#belanja
#ekonomi
#pdpasarjaya

Tidak ada komentar