Breaking News

Tak Peduli Kenaikan Harga Pangan dan Minyak Goreng, Ayam Goreng Berkah Melawai Buka Setiap Hari

Menu ayam berkah Melawai yang legendaris sejak 1963. Foto: Instagram

WELFARE.id-Kuliner legendaris tak tergerus zaman. Mereka tetap survive meski banyak makanan kekinian dan tantangan kenaikan harga pangan dan minyak goreng.

Bahkan dengan naiknya harga ayam, harga cabai merah, cabai rawit, tahu, tempe, sampai minyak goreng baru-baru ini, Ayam Berkah Melawai tetap buka seperti biasa. Rasanya pun tak berubah. 

Pantas saja, rumah makan yang sudah buka sejak 1963 itu bukannya tutup, malahan tambah ramai dan berkembang. Dari warung tenda di seputaran Melawai, lalu pindah ke gedung permanen di depan warung tenda awal. 

Lalu berpindah lagi ke lokasi yang lebih besar saat ini di Jalan Wijaya IX Nomor 4, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta. Menu makanannya khusus ayam goreng kampung, ati ampela, tahu, tempe goreng, sayur asem, ditambah pete. Pilihan nasinya, bisa nasi biasa atau nasi uduk.

Setelah ramai harga minyak goreng naik, seporsi ayam goreng di sana tetap dibanderol sama, yakni Rp65 ribu per ekor. Jika ditambah tusukan ati ampela, tahu, dan tempe, harganya sekitar Rp100 ribuan.

"Masih terjangkau sih. Yang penting rasa tetap sama dan sambelnya juga nggak berubah ya," ujar Asri, salah seorang pelanggan tetap Ayam Berkah Melawai kepada tim redaksi WELFARE.ID, dikutip Senin (18/4/2022).

Sebagai pelanggan sejak lebih dari 10 tahun lalu, dia bisa langsung tahu jika ada rasa yang berubah. Baik itu ayam, perubahan kualitas minyak goreng, atau rasa sambalnya.

"Khasnya kan sambel goreng ya kalau disini. Jadi kalau misalnya ditambahi tomat supaya irit cabai pasti ya kita tahu, orang saya sudah langganan lama," bebernya.

Menurutnya, etika berjualan kuliner itu harus konsisten dengan rasa. Soal harga, jika harus naik sedikit-sedikit pelanggan pasti maklum.

"Makanya, banyak resto atau warung makan legendaris yang gulung tikar jika generasi selanjutnya tidak bisa meneruskan resep dan mempertahankan kualitas bahan baku," ujar Steven, pelanggan lain yang juga sudah sejak lama langganan Ayam Goreng Berkah.

Menurutnya, untuk wilayah Jakarta Selatan, Ayam Goreng Berkah belum ada pesaingnya. "Saya kenal ayam goreng ini dari papa saya. Dari kecil mungkin, karena papa saya sudah bungkus untuk makan di rumah," kenangnya.

Menurut penuturan pelayan di sana, sehari berjualan, mereka biasanya menghabiskan 500 ekor ayam kampung. Ayam yang digunakan ini biasanya diungkep dengan bumbu khas hingga empuk, baru digoreng.

Ayam Goreng Berkah hanya menggunakan ayam kampung yang masih berusia tiga bulan. Sehingga dagingnya lebih gurih, dan teksturnya empuk.

Tertarik berkunjung dan mencicipi cita rasa Ayam Goreng Berkah Melawai, mereka buka setiap hari mulai pukul 11.00-21.00 WIB. (tim redaksi)

#restolegendaris
#ayamgorengberkahmelawai
#sejak1963
#ayamgorengkampung
#kulinerlokal
#umkm

Tidak ada komentar