Breaking News

Sydney Banjir Lagi, Ribuan Warga Dievakuasi

Banjir kembali melanda kota Sydney, Australia. Foto : afp

WELFARE.id-Banjir bandang kembali terjadi di Sydney, setelah hujan deras mengguyur pantai timur Australia pada Kamis (7/4/2022). Demi keselamatan, otoritas Sydney pun meminta ribuan orang untuk mengungsi. 

Seperti dilaporkan Reuters, Sydney diguyur hujan selama hampir satu bulan terakhir. Hujan deras mengubah jalan pinggiran kota menjadi sungai dan memicu evakuasi. Sementara pihak berwenang memperingatkan akan lebih banyak hujan sepanjang lhari. 

Bahkan, seorang pria hanyut oleh air banjir di barat laut kota, beruntung masih dapat diselamatkan oleh kru darurat. Di media sosial juga viral video kendaraan berjuang untuk menyeberangi jalan-jalan yang tergenang air, dan pohon tumbang. Sungai-sungai juga dipenuhi dengan puing-puing yang terbawa banjir. 

Penghuni panti jompo dievakuasi semalam ketika kru darurat mendesak 5 juta penduduk kota pelabuhan itu untuk menghindari perjalanan yang tidak perlu dan bersiap untuk kemungkinan evakuasi. ''Ini adalah situasi yang sangat dinamis. Peristiwa ini bergerak sangat cepat,'' kata Penjabat Komisaris Layanan Darurat New South Wales, Daniel Austin saat konferensi pers dikutip Jumat (8/4/2022). 

Menurut Biro Meteorologi, Sydney telah mengalami 1.227 mm hujan sepanjang tahun ini, lebih dari rata-rata curah hujan tahunan 1.213 mm. Selama 24 jam ke depan, banyak kota pesisir bisa mencapai hingga 180 mm. 

Data resmi menunjukkan titik panas turis Bondi tercatat sekitar 170 mm selama periode 24 jam hingga pukul 9 pagi pada Kamis. ''Peringatan cuaca buruk membentang di sepanjang pantai selatan New South Wales dengan jarak lebih dari 600 km tetapi kondisinya diperkirakan akan mereda mulai Kamis malam,'' kata biro cuaca. 

Ribuan orang telah diperintahkan untuk mengungsi dari rumah mereka sementara petugas membersihkan dan memperbaiki dampak banjir. ''Semua tangan bekerjasama untuk mencoba dan menyelamatkan beberapa perabotan, jadi kami cukup sibuk mengangkat dan memindahkan barang-barang, mencabut filter dan listrik, dan hal-hal seperti itu,'' kata Nicola Gilfillan, pemilik kafe di barat daya Sydney, kepada televisi ABC. 

Luapan dari lubang bahan bakar di lokasi yang dimiliki oleh penyulingan minyak Ampol di selatan Sydney juga menyebabkan minyak bercampur dengan air banjir. Namun kru darurat mengatakan tumpahan telah berhasil diatasi dan tidak ada risiko bahaya di daerah tersebut. (tim redaksi) 

#banjirsydney
#sydney
#australia
#evakuasi

Tidak ada komentar