Breaking News

Sensasi Tubuh Ini Patut Diwaspadai, Bisa Jadi Gejala Kanker Paru

Gambar x-ray pasien paru. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Gejala kanker sering kali tidak jelas ataupun spesifik. Bagi orang yang jarang melakukan medical checkup, biasanya baru mengetahui terkena kanker sesudah memasuki stadium akhir.

Hal ini menyebabkan kesulitan pengobatan karena keterlambatan diagnosis. Menurut analisis retrospektif, dari gejala yang dilaporkan, ada empat "sensasi tubuh" umum yang biasanya dirasakan sebelum terdiagnosis, khususnya untuk kanker paru-paru.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLOS ONE, Sabtu (23/4/2022), ada banyak sensasi tubuh yang tidak spesifik, tidak mudah dipahami, dan awalnya tidak dikenali sebagai indikasi kanker paru-paru. Untuk mengatasi masalah ini, studi berusaha menentukan sensasi tubuh tertentu lebih umum pada pasien kanker sebelum diagnosis.

Walaupun sulit untuk mengaitkan sensasi tubuh dengan kanker itu sendiri, namun mengidentifikasi pola di antara pasien kanker, dapat memperkuat kasus bahwa sensasi tubuh tertentu adalah akibat dari kanker. Para peneliti secara retrospektif menganalisis laporan dari 61 orang yang didiagnosis menderita kanker paru-paru di Denmark, Inggris, dan Swedia. 

Menurut para peneliti, empat sensasi tubuh yang menonjol, antara lain:

- Kelelahan
- Sesak napas
- Rasa sakit
- Batuk

Gejala umum kanker yang harus dikenali

Ada lebih dari 200 jenis kanker yang dapat menyebabkan berbagai gejala. Terkadang gejala, terkait dengan jenis kanker tertentu.

Ada beberapa gejala umum yang terkait dengan kanker dan sangat penting untuk diwaspadai. Menurut Cancer Research UK, tanda-tanda umum termasuk penurunan berat badan, kelelahan (fatigue), atau rasa sakit yang tidak dapat dijelaskan.

Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) mengatakan, andai seseorang mendapati hasil diagnosis bukan kanker, pemeriksaan dini tetap penting. Seperti yang dicatat oleh badan kesehatan, mendeteksi kanker lebih awal berarti lebih mudah untuk mengobatinya.

"Jika dokter umum mencurigai kanker, mereka akan merujuk Anda ke spesialis, biasanya dalam waktu dua pekan," jelas NHS, melansir dari Express.co.uk, Sabtu (23/4/2022).

"Bagi kebanyakan orang, bertambahnya usia adalah faktor risiko terbesar untuk mengembangkan kanker," kata Macmillan Cancer Support. Satu-satunya faktor risiko kanker terbesar yang dapat dimodifikasi adalah merokok. 

Di Inggris, lebih dari satu dari empat kematian akibat kanker (lebih dari 25 persen) disebabkan oleh merokok. Bahkan, menghirup asap rokok orang lain (perokok pasif) juga meningkatkan risiko terkena kanker. 

Kelebihan berat badan meningkatkan risiko berbagai jenis kanker, termasuk kanker usus, ginjal, rahim, dan kerongkongan. (tim redaksi)

#kankerparu
#perokokaktif
#perokokpasif
#stadium
#risikoterkenakanker
#sensasiumum
#gejala
#keterlambatandiagnosis

Tidak ada komentar