Breaking News

Sekuriti Gagalkan Perampokan Bank, Pelaku Pegawai HRD

Ilustrasi perampokan bank. Foto : istockphoto

WELFARE.id-Aksi perampokan terjadi di Bank Jawa Barat (BJB), Jalan RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan pada Selasa (5/4/2022) siang. Beruntung, aksi tersebut berhasil digagalkan oleh petugas keamanan atau sekuriti di kawasan itu. 

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto membenarkan adanya percobaan perampokan tersebut. Beruntung, pelaku berhasil diamankan terlebih dahulu. ''Iya percobaan (perampokan). Belum berhasil tapi sudah keburu ditangkap,'' ujarnya. 

Sementara itu, petugas keamanan BJB, Muklis menerangkan dugaan percobaan perampokan itu terjadi pada Selasa (5/4/2022) sekitar pukul 14.30 WIB. Pelaku beraksi seorang diri, datang menggunakan mobil Daihatsu Xenia dan langsung masuk ke dalam bank. 

''Kejadiannya pukul 14.30 WIB saat kami sudah tutup kerena operasi pukul 09.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB. Saat itu (rollong door) sudah tertutup (setengah), dia langsung masuk langsung mengeluarkan senjata,'' katanya. 

Ia menambahkan, sekuriti yang saat itu sedang berjaga mencoba menghalau dan berhasil menangkap pelaku. Petugas bank lainnya juga datang dan meminta pertolongan warga sehingga warga pun ikut berdatangan. ''Langsung ditangkap, baru dibantu sama OB dan teller lalu banyak warga yang datang,'' tandasnya. 

Terbaru, Polisi mengatakan, pelaku terinsipirasi adegan film. Dalam aksinya, pelaku yang berinisial BS, 43, pun membawa sejumlah peralatan seperti airsoft gun, pisau lipat, petasan asap, alat kejut, dan tali ties. 

''Tali ties dipersiapkan pelaku untuk menyandera karyawan BJB, tempat dia beraksi. Kemudian kita tanya ada semacam bom asap atau petasan asap dan alat itu untuk apa? Dan itu untuk (pelaku) melarikan diri. Kalau terjepit dia akan menggunakan ini (bom asap),'' jelas Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto saat konferensi pers, di Jakarta, Rabu (6/4/2022). 

''Jadi yang bersangkutan beraksi karena dipengaruhi oleh film yang dia tonton. Selama ini pandemi COVID-19, banyak work from home. Dia banyak menonton dan mempraktikkan (perampokan) ini,'' tambahnya. 

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dan dikenakan Undang-Undang Darurat dalam hal kepemilikan senjata tajam. ''Yang bersangkutan terancam 10 tahun penjara dan tentunya ada Undang-Undang Darurat,'' tuturnya. (tim redaksi) 

#perampokan
#bankbjb
#fatmawati
#polresjaksel

Tidak ada komentar