Breaking News

Resmi Melantai Hari Ini, Goto Cetak Nilai Transaksi

PT. GoTo resmi melantai di Bursa.  Foto : ist

WELFARE.id-PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo), Perusahaan teknologi resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (11/4/2022). Baru dibuka, saham perusahaan decacorn pertama di Indonesia ini langsung mencetak nilai transaksi signifikan di sesi pertama saat tercatat atau listing di BEI. 

Chief Executive Officer (CEO) PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Andre Sulistyo mengaku beruntung tumbuh kala pemerintah Indonesia mendukung digitalisasi sehingga perusahaan dapat terus berkembang dengan baik. 

''Kami lahir dan tumbuh besar di Indonesia di masa pemerintahan yang progresif dengan berbagai kebijakan yang mendukung digitalisasi. Semua ini kami manfaatkan untuk menciptakan solusi-solusi berbasis teknologi untuk para pengguna kami, dan hal ini telah memampukan GoTo dan banyak perusahaan teknologi karya anak bangsa lainnya untuk mencapai skala bisnis yang sangat besar,'' ujarnya. 

Berdasarkan data perdagangan BEI hingga akhir sesi I, tercatat volume transaksi GOTO mencapai 7,94 miliar saham dengan nilai Rp3,1 triliun. Ini merupakan nilai yang cukup jumbo dalam perdagangan saham pada hari pertama listing. Saham GOTO menempati peringkat pertama top volume dan top frekquency Apalagi ini angka ini baru sesi I dan belum ditambah pada perdagangan pada sesi II atau setelah rehat siang hingga pukul 15.00 WIB. 

Berdasarkan data perdagangan, sejak dibuka, saham GoTo langsung melesat 18,34 persen, dari Rp338 di harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) ke posisi Rp400 per saham. 

Bahkan, harga saham GOTO sempat menyentuh level tertinggi Rp416 saham atau naik 23,08 persen. Sedangkan penutupan sesi I, saham GOTO menguat 14,79 persen menjadi Rp388. Hal ini mencerminkan kapitalisasi pasar GOTO Rp459,53 triliun, berada di peringkat tiga besar. Pada sesi I, saham GoTo diperdagangkan pada kisaran Rp372 - Rp416. 

Dalam sambutan pencatatan saham GOTO, Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, GOTO merupakan perusahaan ke-15 yang melakukan pencatatan perdana saham sepanjang 2022. Kemudian, perusahaan decacorn ini juga menjadi perusahaan ke-781 yang tercatat di BEI. 

''Pencatatan saham GOTO sangat dinantikan para investor. Pencatatan perdana saham GOTO jadi milestone penting baik bagi perusahaan maupun bagi perjalanan industri pasar modal Indonesia. Melalui proses go public GOTO jadi perusahaan karya anak bangsa dengan ekosistem digital terbesar di Indonesia dan mampu menghimpun proses sebesar Rp13,7 triliun dan market capitalization mencapai Rp400 triliun,'' tukasnya. 

Meskipun mencetak transaksi perdagangan jumbo, namun volume pada sesi I ini hanya 19,55 persen dari total 40,61 miliar total saham beredar (tradables/floating shares) yang setara dengan 3,43 persen total saham GoTo. Bahkan ini hanya setara dengan 0,67 perswn dari total saham GoTo senilai 1,18 triliun saham. Hal ini mencerminkan bahwa mayoritas investor yang ikut IPO masih menggenggam saham GoTo. 

Bila dilihat pada perdagangan saham pada sesi I, terlihat ada tarik menarik yang kuat di antara investor ritel yang ingin profit taking. Namun, sebagian besar masih terus membeli saham GoTo sehingga harga saham masih ditutup dengan kenaikan 15 persen. (tim redaksi) 

#Goto
#gojektokopedia
#listingbei
#decacorn

Tidak ada komentar