Breaking News

Polemik KNPI, Arya Kharisma : Kongres di Hotel Sultan Ilegal dan Tidak Sesuai AD/ART

Foto : dok welfare.id 

WELFARE.id-Dukungan terhadap Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pimpinan Haris Pertama terus mengalir. Hal ini seiring adanya kongres yang mengatasnamakan KNPI yang sudah memilih Ketua Umum Baru. 

Dukungan ini datang dari PJ. Ketua Umum PB HMI 2018-2020 Arya Kharisma Hardy. Arya mengatakan, Kongres KNPI yang dilaksanakan di Hotel Sultan Jakarta, pada 8 hingga 10 April 2022 lalu ilegal dan tidak Sesuai AD/ART KNPI. 

''Ryano Panjaitan dan yang lainnya mengangkat diri sendiri sebagai pengurus DPP KNPI tanpa ada pengakuan resmi dari OKP dan DPD KNPI Provinsi Seluruh Indonesia,” kata Arya, dikutip Jumat (15/4/2022). 

Dengan adanya kongres ilegal tersebut, lanjutnya, semakin membelah KNPI.  Dia pun memastikan, Kongres KNPI yang sah adalah Kongres Pemuda/KNPI XVI di Maluku Utara, pada 15-22 Mei 2022 mendatang. 

''Sebagaimana amanat konstitusi atau Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KNPI, yang berhak menyelenggarakan Kongres hanyalah KNPI di bawah pimpinan Haris Pertama sebagai Mandataris Kongres karena terpilih secara sah dalam Kongres Pemuda/KNPI ke XV di Bogor pada 2018,'' tegasnya. 

Dia mengungkapkan, kongres yang diadakan di Hotel Sultan sudah sangat jelas tidak ada pejabat negara maupun kepala daerah yang datang. Berbeda dengan kongres yang akan diadakan di Maluku Utara. 

Menurutnya, Kongres di Maluku Utara akan dihadiri Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub, Bupati Morotai Benny Laos, Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik, Wali Kota Ternate Tauhid Soleman, dan Bupati Kepulauan Sulu Fifian Adeningsi. 

Selain itu, organisasi kepemudaan (OKP) di bawah KNPI juga akan datang dan memberikan dukungan gelaran tersebut.''Kongres Pemuda XVI di Maluku Utara juga akan dihadiri Ketua MPR Bambang Soesatyo dan seluruh mantan Ketua Umum DPP KNPI seperti Bang Akbar Tanjung, Bang Adhyaksa Dault, Bang Idrus Marham, dan lain sebagainya,'' pungkasnya. (tim redaksi) 

#knpi
#harispertama
#hmi
#aryakharismahardy
#kongresilegal

Tidak ada komentar