Breaking News

Pelanggan Tergerus, Pendapatan Netflix Berkurang

Netflix. Foto : net

WELFARE.id-Netflix melaporkan kehilangan 200 ribu pelanggan selama kuartal pertama tahun ini, penurunan pertama dalam pelanggan berbayar dalam lebih dari satu dekade dan memperingatkan masalah yang semakin berat di masa depan. 

Setelah melaporkan kinerja, saham Netflix turun lebih dari 25 persen pascaperdagangan normal, Selasa (19/4/2022) dengan volume setara lebih dari satu hari penuh. 

Selain Netflix, perusahaan streaming lainnya -Roku, Spotify dan Disney- juga jatuh di pasar setelah jam perdagangan. 

Netflix memperkirakan kehilangan pelanggan berbayar global sebesar 2 juta untuk kuartal kedua. Terakhir kali Netflix kehilangan pelanggan adalah Oktober 2011 ketika kehilangan 800 ribu pengguna berbayar. ''Pertumbuhan pendapatan kami telah sangat melambat. 

Streaming masih unggul seperti yang kami prediksi, dan judul Netflix sangat populer secara global. Namun, penetrasi rumah tangga kami yang sudah dalam, termasuk sejumlah besar akun bersama, dikombinasikan dengan persaingan, menciptakan hambatan pertumbuhan pendapatan,'' kata Netflix dalam pernyataan resminya, dikutip Rabu (20/4/2022). 

Netflix sebelumnya mengatakan kepada pemegang saham bahwa mereka mengharapkan untuk menambah 2,5 juta pelanggan selama kuartal pertama. Analis memperkirakan penambahan pelanggan mendekati 2,7 juta. Pada periode yang sama tahun lalu, Netflix menambahkan 3,98 juta pengguna berbayar. 

Perusahaan mengatakan bahwa penangguhan layanannya di Rusia mengakibatkan hilangnya 700 ribu pelanggan. 

Netflix juga mengatakan persaingan yang meningkat serta password-sharing (atau berbagi kata sandi) yang semakin merajalela, menyebabkan lambatnya penambahan pelanggan. 

Perusahaan memperkirakan bahwa selain 222 juta pelanggan rumah tangga berbayar, akses berbagi dengan lebih dari 100 juta rumah tangga tambahan melalui password-sharing. 

Netflix termasuk perusahaan yang diuntungkan ketika lockdown COVID-19 karena banyak keluarga yang mencari hiburan di rumah. Namun sekarang, banyak orang-orang yang sudah kembali menjalankan aktivitas di luar rumah. 

Dalam upaya untuk terus mendapatkan pangsa pasar, Netflix telah meningkatkan pengeluaran kontennya, terutama untuk konten asli. Untuk itu, Netflix menaikkan harga layanannya di AS. 

Perusahaan mengatakan Selasa bahwa perubahan harga itu membantu meningkatkan pendapatan, tetapi bertanggung jawab atas hilangnya 600 ribu pelanggan di AS dan Kanada selama kuartal terakhir. 

Co-CEO Reed Hastings mengatakan, Netflix mulai "terbuka" untuk menawarkan harga langganan yang lebih murah, mengompensasinya dengan iklan. 

Hastings telah lama menentang iklan atau promosi lain ke Netflix tetapi sekarang mulai mempertimbangkan bahwa "sangat masuk akal" untuk menawarkan pelanggan pilihan yang lebih murah. Namun menurutnya, pilihan ini baru akan ditawarkan setahun-dua tahun ke depan. (tim redaksi) 

#netflix
#mediastreaming
#streaming
#pelanggan
#mediadigital

Tidak ada komentar