Breaking News

Munculnya Kongres di Hotel Sultan Upaya Memecah Belah, Ketum Hima: Yang Kami Dukung Hanya Kongres ke-XVI di Malut

Logo KNPI. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Kegiatan sekelompok orang yang mengatasnamakan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang menggelar Kongres Bersama Pemuda Indonesia pada 8-10 April di Hotel Sultan Jakarta, adalah gerakan ilegal yang memecah belah dan mengerdilkan organisasi KNPI. Hal itu diungkapkan Ketua Umum PP Hima Persis 2018-2021 Iqbal Muh Dzilal.

Ia mengatakan, pihaknya memastikan akan mendukung penuh Kongres Pemuda/KNPI XVI di Maluku Utara, pada 15-22 Mei 2022. Menurutnya, itu adalah kongres legal sebagai pemegang mandataris pengurus Kongres KNPI sebelumnya di Bogor, Jawa Barat.

Mandataris KNPI yang sesuai dengan hasil Kongres Bogor itu tidak ada satupun dari ketiga Ketua Umum KNPI Kongres Sultan tersebut. Sehingga, para pelaksana kongres tidak memiliki legal struktur di KNPI Pusat.

"Para Ketua Umum KNPI yang berkongres (Kongres Sultan) tidak memiliki legal historis dari kongres KNPI sebelumnya (Kongres Bogor)," ujar Iqlal dalam keterangannya, dikutip Sabtu (16/4/2022). Ia menambahkan, justru Kongres KNPI di Hotel Sultan tersebut seakan mengakomodir perpecahan di tubuh KNPI. 

Bukannya menyatukan, ia menilai, adanya acara di Sultan itu semakin memperkeruh, seolah-olah KNPI telah kehilangan marwahnya sebagai wadah berhimpun para pemuda Indonesia. 

"Para inisitor dan pelaku kongres (Kongres KNPI Sultan) serta mereka yang berada di balik ini semua telah mengerdilkan KNPI dengan mengakomodir perpecahan. Tidak ada persatuan terhadap hal-hal yang non-legitimatis," sesalnya.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama dengan tegas menyatakan, Ryano sudah dipecat dari pengurus.

"Ryano Panjaitan itu pengurus KNPI yang saya pecat. Oleh karena itu, acara yang mengatasnamakan Kongres KNPI di Hotel Sultan, tidak sah,” tegas Haris.

Dikatakan Haris, acara tersebut juga tidak dihadiri oleh tokoh politik, pejabat negara, maupun mantan ketua umum KNPI. Sementara, Kongres Pemuda/KNPI XVI di Maluku Utara, pada 15-22 Mei 2022 akan dihadiri oleh tokoh tokoh nasional, mantan Ketua Umum KNPI dan lain sebagainya.

"Pelaksanaan kongres tersebut sejalan dengan hasil Rapimpurnas. Nantinya, seluruh mantan Ketua Umum KNPI akan hadir dalam kongres tersebut. Kongres Pemuda XVI di Maluku Utara juga akan dihadiri Ketua MPR Bambang Soesatyo, Bang Akbar Tanjung, Bang Adhyaksa Dault, dan Bang Idrus Marham dan lain sebagainya,” tutupnya. (tim redaksi)

#kongresknpi
#ketumknpi
#harispertama
#polemikkongreshotelsultan
#kongresknpimalut
#komitenasionalpemudaindonesia

Tidak ada komentar