Breaking News

Mudik Diperbolehkan, Diprediksi 79,4 Juta Warga Akan Pulang Kampung Lebaran Tahun Ini

Warga Jakarta pulang kampung ke Jawa Tengah pada Lebaran 2019 lalu. Foto: Istimewa

WELFARE.id-Dua tahun dilarang mudik oleh pemerintah karena pandemic Corona, tahun ini diperkirakan euphoria masyarakat untuk pulang ke kampung halamannya pada Lebaran 2022 ini diprediksi bakal membludak. 

Apalagi, pemerintah sudah memberikan lampu hijau atau diperbolehkan mudik bagi masyarakat untuk merayakan Idul Fitri 1443 Hijriah asalkan sudah mengikuti vaksin booster atau vaksin ketiga.

Diperkirakan jumlah pemudik Lebaran tahun ini akan mencapai 79,4 juta orang. Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (5/4), meminta jajarannya menyiapkan dan mengantisipasi kemacetan saat arus mudik dan arus balik Lebaran nanti. 

Jokowi juga menginstruksikan Kapolri, jajaran TNI, hingga Menteri Perhubungan (Menhub) agar benar-benar bekerja ekstra melakukan persiapan arus mudik dan balik. ”Hati-hati arus mudik ini bisa di luar perkiraan kita," pesan Jokowi. 

Karena itu, Jokowi minta Kapolri dibantu TNI, Menhub yang dikoordinasi dengan kementerian koordinator terkait  betul-betul menyiapkan arus mudik dan balik Lebaran 2022 ini. 

"Persiapkan jalur mudik yang baik yang bisa meminimalisasi kemacetan dan penumpukan arus nantinya,” cetus Jokowi juga.

Sementara Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan pada tahun ini diprediksi akan terjadi peningkatan pemudik yang signifikan hingga 79,4 juta orang. Pemudik diprediksi akan paling banyak menggunakan jalur darat dengan menggunakan kendaraan pribadi dan transportasi umum.

"Beberapa hal yang menjadi perhatian yang akan menggunakan mobil dan motor pribadi mencapai 36,17 juta orang dan transportasi darat umum diprediksi mencapai 24,3 juta orang," terang Budi dalam Raker dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR, Rabu (6/4/2022).

Sementara itu pemudik yang menggunakan pesawat diprediksi mencapai 9,64 juta orang dan kereta api mencapai 7,71 juta orang. Lalu yang menggunakan transportasi laut diprediksi mencapai 1,1 juta orang.

Budi juga meminta semua pihak terkait khususnya Polri dapat memberikan upaya terbaik untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pemudik. Puncak mudik Lebaran Idul Fitri 2022 diprediksi terjadi pada 29 April dan 30 April. Sementara puncak arus balik diprediksi terjadi pada 8 Mei 2022.

Sebelumnya pemerintah memutuskan untuk tidak memberlakukan pelarangan mudik Lebaran pada tahun ini. Syarat perjalanan menggunakan PCR dan antigen juga sudah dihapus bagi yang sudah melakukan vaksin booster atau vaksin ketiga. (tim redaksi)



#mudik
#booster
#presidenjokowi
#rapatkabinet
#kapolri
#menteriperhubungan
#budikaryasumadi

Tidak ada komentar