Breaking News

Milisi Nigeria Serang Desa, 154 Orang Tewas

Milisi Nigeria serang desa-desa, ratusan warga Meninggal dunia. Foto : afp

WELFARE.id-Milisi Nigeria terus melakukan serangan ke desa-desa. Korban tewas akibat serangan milisi di negara bagian Plateau, Nigeria telah melonjak menjadi 154 orang. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Rabu (13/4/2022), ada 4.800 orang telah meninggalkan rumah mereka karena takut akan kekerasan lebih lanjut. 

Penduduk desa diserang oleh orang-orang bersenjata dengan sepeda motor yang menembak secara sporadis ke rumah-rumah dan pertokoan saat serangan pada Minggu (10/4/2022) di negara bagian Plateau tengah. 

Rumah-rumah dan toko-toko dibakar habis dan orang-orang yang mencoba melarikan diri dan bersembunyi dikejar dan ditembak, mayat mereka baru ditemukan dalam beberapa hari terakhir, kata pejabat setempat.

''Semua dalam semua yang kami miliki dalam catatan kami dari mereka yang tewas pada 154, termasuk yang ditemukan di semak-semak,'' kata Ya’u Abubakar, seorang anggota dewan senior distrik pedesaan Garga di daerah pemerintah daerah Kanem di Plateau, dikutip Kamis (14/4/2022). 

Korban tewas sekarang, jelasnya, tiga kali lebih tinggi dari yang dilaporkan sebelumnya. Abubakar mengatakan penguburan massal sedang berlangsung karena masyarakat yang terkejut di daerah itu mencoba berdamai dengan pembantaian itu. Tentara telah dikerahkan untuk mengejar orang-orang bersenjata. 

Menteri Penerangan Nigeria Lai Mohammed mengatakan kepada wartawan bahwa geng kriminal bersenjata dan milisi Boko Haram bertanggung jawab atas serangan itu. ''Apa yang terjadi sekarang adalah bahwa ada semacam jabat tangan yang tidak suci antara bandit dan pemberontak Boko Haram,'' terangnya. 

Secara lokal dikenal sebagai bandit, geng penjahat ini telah meneror penduduk desa selama bertahun-tahun melalui penculikan untuk mendapatkan uang tebusan. Mereka baru-baru ini menjadi lebih brutal, membunuh dan menjarah komunitas di mana agen keamanan negara jarang terlihat. ''Serangan seperti itu tidak umum di negara bagian Plateau,'' kata para pejabat. 

Menteri Urusan Kemanusiaan Nigeria Sadiya Umar Farouq mengatakan dia memerintahkan pengiriman segera bahan-bahan bantuan termasuk makanan, air, selimut dan kelambu untuk para korban yang terlantar. ''Lima komunitas termasuk Kyaram, Gyambau, Dungur, Kukawa, desa Shuwaka di bawah Distrik Garga diserang, puluhan dilaporkan tewas selama kekacauan itu,'' kata seorang juru bicara menteri. 

''Jumlah Pengungsi Internal (IDP) dikatakan lebih dari 4.800 orang, sebagian besar terdiri dari perempuan dan anak-anak,'' tambahnya. 

''Nigeria, negara terpadat di Afrika dengan 206 juta orang, telah memerangi kekerasan di utara yang bermasalah. Aliansi antara kelompok kriminal dan pemberontak dapat memperburuk krisis,'' kata Oluwole Ojewale dari Institut Studi Keamanan yang berfokus di Afrika. (tim redaksi) 

#nigeria
#milisinigeria
#afrika
#idp
#pemberontaknigeria

Tidak ada komentar