Breaking News

Medya : Kongres KNPI di Hotel Sultan Tidak Sah

Foto : dok knpi 

WELFARE.id-Ketua bidang Hukum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Medya Rischa Lubis angkat bicara mengenai adanya ketua umum baru hasil kongres di Hotel Sultan Jakarta, 8-10 April 2022. Ia menegaskan, kongres yang menetapkan Muhammad Ryano Satrya Panjaitan itu tidak sah dan digelar sepihak. 

''Saya sungguh sangat heran dan tidak habis pikir terhadap segelintir orang yang merasa dirinya bagian dari hasil kongres KNPI tanggal 8-10 April 2022 di Hotel Sultan Jakarta, kenapa mereka meminta Ketum Haris untuk legowo atas terpilihnya Ryano,'' ujarnya dalam keterangan di Jakarta, dikutip Minggu (17/4/2022). 

Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana al-Jamiyatul Washliyah (PP Isarah) tersebut mengatakan, mereka yang menggelar kongres ilegal merupakan bagian dari kelompok Noer Fajrieansyah yang kalah melawan Haris Pertama dalam Kongres KNPI di Bogor pada 18-22 Desember 2018. 

Ketika itu, Haris meraih 84 suara sah mengungguli Noer dengan 82 suara.  Dengan perolehan tersebut, Haris terpilih sebagai ketua umum DPP KNPI periode 2018-2021. ''Lalu (mereka) dengan curang membuat kongres lanjutan seolah-olah kongres pertama belum selesai? Saya tidak paham apa mereka tidak berkaca dan tidak mempunyai malu?,'' katanya. 

Medya mengatakan, kongres di Jakarta diinisiasi oleh tiga hingga empat kubu KNPI, namun mengeklaim dihadiri 200 organisasi kepemudaan (OKP) serta 34 DPD KNPI. Ia mempertanyakan keabsahan peserta yang hadir dalam kongres tersebut. ''Pertanyaannya OKP nih versi KNPI yang mana, DPD nih versi KNPI yang mana, apa jangan-jangan asal tulis di daftar hadir langsung dapat tiket masuk hotel begitu?,'' tandasnya. 

Medya yang juga merupakan Sekretaris SC sekaligus pimpinan sidang pada Rapimpurnas KNPI yang lalu mengatakan, kongres yang sah hanyalah yang yang diselenggarakan oleh DPP KNPI pimpinan Haris Pertama. Sehingga adanya kongres di Hotel Sultan justru malah semakin memecah belah persatuan pemuda Indonesia. 

''KNPI ini kan wadah berhimpun, stakeholder nya adalah OKP (organisasi kepemudaan) tingkat nasional. Coba deh rekan-rekan flashback ke belakang, pada saat Rapimpurnas di Hotel Sultan beberapa waktu lalu,'' tukasnya. 

Pada saat itu, kata dia, OKP tingkat nasional ramai-ramai pada tengah malam menyerukan dan menandatangani permufakatan bersama hanya menghadiri satu kongres yang diadakan oleh Ketua Umum Haris Pertama. Apabila terbukti ada OKP yang menghadiri kongres lain maka bersedia dicoret dari keberhimpunan KNPI. 

Sayangnya, menurut Medya, nyatanya mereka yang bermufakat tapi juga yang mendorong terselenggaranya kongres di Hotel Sultan. ''Padahal, mereka tahu bahwa Kongres Pemuda XVI KNPI yang legitimatasi baru akan dilaksanakan di Maluku Utara pada tanggal 15 sampai 22 Mei 2022,'' imbuhnya. 

Medya juga mengatakan, amanat Rapimpurnas KNPI yang telah disepakati oleh OKP Nasional, salah satunya adalah verifikasi secara faktual terhadap para peserta kongres. Di antaranya perlu diverifikasi apakah kepengurusannya masih aktif atau tidak, apakah sudah memenuhi batas minimal kepengurusan di tingkat daerah atau tidak, dan lain-lain. 

''SK (surat keputusan) pengurusnya aktif atau tidak, jumlah DPD di daerahnya sudah memenuhi syarat minimum atau tidak, kalau tidak terpenuhi maka tidak bisa jadi peserta kongres,'' pungkasnya. (tim redaksi

#knpi
#harispertama
#kongresXVI
#malukuutara
#medyarischalubis

Tidak ada komentar