Breaking News

Makan Cuma Pas Sahur dan Berbuka Puasa, Tapi Berat Badan Kok Naik?

Aneka makanan sahur dan berbuka. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Saat puasa, asupan makanan dan minuman kita akan terkurangi. Logikanya, berat badan kamu akan terjaga. Tapi, sebagian orang justru mengalami kenaikan berat badan justru saat menjalankan puasa Ramadan. Kok bisa begitu ya?

Hal ini dipicu oleh beberapa hal, terutama pola makan selama Ramadan yang salah. Inilah beberapa penyebab naiknya berat badan saat puasa, melansir dari berbagai sumber, Kamis (14/4/2022):

1. Makan terlalu banyak saat buka puasa

Dikutip dari Pop Sugar, puasa dapat bermanfaat untuk menurunkan berat badan, tetapi bisa juga sebaliknya. Ahli gizi mengatakan, bahwa jika kita makan berlebihan selama berbuka puasa justru dapat membuat berat badan naik

Terutama juga menu berbuka banyak mengandung gula dan lemak. Oleh sebab itu, hindari berbuka secara berlebihan hingga kekenyangan. Berbukalah dengan makanan yang kaya nutrisi.

2. Tidak cukup nutrisi saat makan sahur

Selain kelebihan, kekurangan nutrisi juga tidak baik bagi tubuh. Saat kita sedikit makan saat sahur, itu akan menyebabkan rasa lemas dan lapar berlebihan saat puasa.

Akibatnya, kita akan mudah 'balas dendam' saat di malam hari dengan makan makanan sebanyak-banyaknya. Tanpa memperhatikan kandungan nutrisi makanan tersebut.

3. Kekurangan protein

Saat sahur dan buka puasa penting untuk memenuhi asupan protein agar mencegah rasa lapar. Mengutip WebMD, protein dalam tubuh penting untuk membantu proses metabolisme yang berlangsung selama puasa.

Protein berperan memberikan pasokan organ hati dengan asam amino yang dapat digunakan untuk menghasilkan energi. Jika protein kurang, tubuh akan mengirim sinyal kelaparan ke otak dan kita akan mudah merasa lapar, sehingga kita akan makan lebih banyak tanpa disadari.

4. Terlalu banyak makan karbohidrat olahan

Makan makanan karbohidrat olahan, seperti pasta, roti, pemanis, dan makanan penutup berlebihan dapat meningkatkan kadar hormon insulin. Hormon insulin adalah senyawa kimia yang bertugas mengubah gula menjadi energi.

Ketika kadar insulin tinggi, maka tubuh kita akan menyimpan energi dalam bentuk lemak, yang dapat menyebabkan penimbunan lemak dalam darah. Makan makanan terlalu banyak karbohidrat juga bisa mendorong kita makan lebih banyak secara umum.

Kadar insulin yang tinggi bisa menghalangi hormon leptin, yaitu hormon yang memberi sinyal ke tubuh bahwa kita sudah kenyang. Sehingga kita akan makan terus-menerus. Inilah yang membuat berat badan naik selama puasa. (tim redaksi)

#tipspuasaramadan
#mengontrolkadarguladarah
#insulin
#kurangikarbohidrat
#alamikenaikanberatbadan
#makanankayanutrisi
#stopkarbohidratolahan
#prosesmetabolisme

Tidak ada komentar