Breaking News

Mahendra Siregar Jabat Ketua, Berikut Ini Susunan Dewan Komisioner OJK Periode 2022-2027

Mahendra Siregar menjawab pertanyaan anggota Komisi XI DPR RI saat fit and proper test sebagai calon Ketua Dewan Komisioner OJK 2022-2027. Foto: Tangkapan layar TV Parlemen


WELFARE.id-DPR RI telah selesai melakukan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test pada calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tercatat sebanyak 14 calon DK OJK telah mengikuti fit and proper test secara tatap muka di Ruang Rapat Komisi XI DPR.

Komisi XI DPR telah menetapkan  Mahendra Siregar sebagai Ketua DK OJK Periode 2022-2027. Hal ini berdasarkan rapat internal yang dilakukan komisi yang menangani keuangan dan perbankan itu secara musyawarah mufakat. 

Sebelumnya, Mahendra Siregar saat menjalani uji kepatuhan dan kelayakan di DPR RI menjelaskan beberapa prioritas mendesak yang harus dilakukan OJK dalam meningkatkan akses dan kedalaman sistem perbankan, pasar modal, asuransi maupun jasa keuangan syariah. 

Sebab meskipun Indonesia menjadi negara berkembang pertama yang menerapkan pengawasan terintegrasi di sektor keuangan, akses dan kedalaman sistem jasa keuangannya masih lebih rendah dari negara ASEAN yang lebih maju seperti Thailand, Malaysia dan Filipina.
  
Jika terpilih nantinya, Mahendra telah menetapkan target capaian kinerja OJK dalam tiga tahap yakni 100 hari, 1 tahun dan 2 tahun. Untuk 100 hari pertama, ia akan fokus memperbaiki kapabilitas dan sumber daya fungsi pengawasan inti dengan pembenahan struktur organisasi. 

Lalu, melakukan pengendalian internal serta check and balance, membuat roadmap dan prioritas OJK, dan selanjutnya membuat peta jalan Industri Keuangan Non Bank (IKNB). 

Untuk satu tahun pertama, OJK sudah membangun single window perizinan, pengesahan dan persetujuan. ”Saat ini kita tahu, setiap industri harus mendapatkan perizinan, persetujuan dan pengesahan masing-masing. Sehingga kalau terjadi overlaping dari produk atau SDM terkait maka harus ada tiga izin. Ini menimbulkan persoalan berlarut," terang Mahendra.  

Kedua, merancang peraturan dan perundangan-undangan sektor keuangan. Mahendra bilang, untuk aturan internal, akan ditingkatkan kejelasan regulasi antara OJK dan regulator lain, serta mengidentifikasi dan menangani tumpang tindih pengaturan yang jadi permasalahan dalam pengawasan terintegrasi. Sedangkan untuk aturan eksternal, memberikan usulan dan masukan dalam RUU P2SK. 

Ketiga, sudah terbentuk infrastruktur dan sistem IT di OJK yang terintegrasi. Dengan begitu dalam  mempercepat waktu dan efektivitas fungsi pengawasan.  

Sementara target kerja dalam dua tahun, pertama, menyusun dan menyelesaikan kerangka solvabilitas untuk IKNB, lalu melakukan designulang  perizinan, pengawasan, hingga penyidikan, dan terakhir menciptakan inovasi baru at scale, misalnya pembangunan berkelanjutan dan agenda perubahan iklim. 

Berikut tujuh nama calon anggota DK OJK periode 2022-2027 antara lain:

1. Ketua Dewan Komisioner: Mahendra Siregar
2. Wakil Ketua Dewan Komisioner: Mirza Adityaswara
3. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap Anggota: Dian Ediana Rae
4. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal merangkap Anggota: Inarno Djajadi
5. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (IKNB) dan merangkap anggota: Ogi Prastomiyono
6. Ketua Dewan Audit merangkap Anggota: Sophia Isabella Watimena
7. Anggota Dewan Komisioner yang Membidangi Edukasi dan Perlindungan Konsumen: Friderica Widyasari Dewi. (tim redaksi)


#otoritasjasakeuangan
#ojk
#masajabatan2022-2027
#komisiXI
#dprri
#fitandpropertest
#mahendrasiregar
#pengawasankeuangandanperbankan

Tidak ada komentar