Breaking News

Kapal Moskva Tenggelam Pukulan Hebat Bagi Rusia, CIA: Risiko Perang Nuklir Meningkat

Kapal perang kebanggaan Rusia, Moskva, sebelum akhirnya tenggelam dihantam rudal Ukraina. Foto: Istimewa/ dw.com

WELFARE.id-Tenggelamnya kapal perang, Moskva, menjadi pukulan hebat bagi Rusia. Putin mungkin tidak pernah menyangka, jika kapal perang kebanggaan milik Negara Beruang Merah itu bakal karam dihantam rudal Ukraina.

Tapi itulah risiko perang. Namun, Rusia sepertinya tak akan tinggal diam "dipermalukan" semacam itu.

Melansir AFP, Sabtu (16/4/2022), Direktur CIA William Burns bahkan menyebut, risiko perang nuklir di Ukraina meningkat setelah kapal perang kebanggaan Rusia, Moskva, tenggelam di Laut Hitam. Menurut CIA, tenggelamnya kapal perang Moskva di Laut Hitam bisa cukup untuk membuat Presiden Rusia Vladimir Putin terperanjat. 

Dunia harap-harap cemas mengamati dengan cermat apa yang dilakukan Putin selanjutnya, setelah kapal perang tersebut dihantam rudal Neptune oleh Ukraina. Segera setelah itu, suara sirene serangan udara menggelegar di setiap wilayah Ukraina secara bersamaan.

Burns mengatakan Ukraina harus siap untuk pembalasan dalam skala baru dan perang akan dibawa ke tingkat lain. Berbicara kepada mahasiswa dan fakultas di Institut Teknologi Georgia di Atlanta, Jumat (15/4/2022), Burns mengatakan, potensi serangan nuklir adalah nyata. 

"Bab terakhir dalam perang Putin belum ditulis, karena dia menggiling di Ukraina,” kata Burns. 

"Saya tidak ragu tentang rasa sakit dan kerusakan yang kejam yang dapat terus ditimbulkan oleh Putin untuk Ukraina. Atau kebrutalan baru yang bisa saja diterapkan oleh pasukan Rusia," ujar Burns.

Burns menambahkan, saat ini tentu Presiden AS Joe Biden tengah prihatin dan khawatir. Biden tengah memutar otak untuk mengakhiri Perang Dunia III. (tim redaksi)

#perangrusiaukraina
#kapalrusiamoskvatenggelam
#moskva
#kekhawatiranperangnuklir
#perangduniaketiga
#direkturcia
#rudalukraina
#lauthitam

Tidak ada komentar