Breaking News

Hari Raya Idul Fitri Tinggal Menghitung Hari, Harga Sembako Melambung Tinggi

Transaksi penjualan sayur mayur di salah satu pasar tradisional di DKI Jakarta. Foto: Istimewa

WELFARE.id-Lebaran tinggal menghitung hari, sebagian warga Ibu Kota Jakarta juga sudah ada yang mudik ke kampung halaman. Tapi pada H-5 ini harga-harga bahan kebutuhan pokok sudah melambung tinggi hingga 25 persen.

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mencatat kenaikan harga sejumlah kebutuhan pangan pokok dan penting di sejumlah pasar tradisional hingga 25 persen sejak dua hari lalu atau H-6 lalu.

Menurut Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) DPP IKAPPI Muhammad Ainun Najib kenaikan harga kali ini menunjukkan pergerakan harga-harga bahan pangan pokok masuk fase 2 di masa Ramadan-Lebaran 2022 ini.

"Hampir semua komoditas naik, tidak hanya gula bawang merah, minyak goreng dan daging. Juga bawang putih, buah-buahan, tepung terigu, cabe juga naik. hampir semua jenis cabe alami kenaikan pada fase ke-2 Ramadan ini. Biasanya kenaikan terjadi pada 1 minggu sebelum Idul Fitri," kata Muhammad Ainun dalam keterangan tertulisnya dikutif Rabu (27/4/2022).

Dia juga menjabarkan, harga pangan yang naik antara lain minyak goreng curah jadi Rp20.000/kg, bawang merah Rp45.000/kg yang sebelumnya Rp 38.000/kg. Lalu bawang putih jadi Rp40.000 dari sebelumnya Rp35.000/kg, daging ayam jadi Rp40.000/kg dari Rp35.500/kg, telur naik jadi Rp26.500/kg sebelumnya Rp24.000/kg.

Lalu, harga gula pasir melonjak jadi Rp15.000/kg yang sebelumnya Rp14.000/kg dan harga daging sapi menjadi Rp160.000/kg yang sebelumnya Rp145.000/kg.

"Banyak faktor yg membuat harga komoditas naik di fase ke-2. Diantaranya, masyarakat berbondong- bondong membeli barang untuk persiapan perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah. Mereka juga mempersiapkan stok sebelum pergi mudik Lebaran," ujar Muhammad Ainun juga.

IKAPPI, lanjutnya, berharap pemerintah dapat membantu distribusi pangan aman sampai ke pasar, sehingga komoditas tersebut tersedia di pasar dan harganya tidak melonjak karena terjadi kelangkaan barang.

"Kami meminta kepada pemerintah, khususnya minyak goreng, daging sapi dan gula pasir dapat membanjiri pasar. Sehingga harga dapat ditekan dan tidak mengalami kelangkaan di pasar tradisional," tandas Muhammad Ainun juga. (tim redaksi)

#lebaran2022
#bahanpokok
#pasartradisional
#harganaik
#hargamelonjak
#ikatanpedagangpasarindonesia
#ikappi

Tidak ada komentar