Breaking News

Gelontorkan Rp30 Triliun demi IKN, Ini Sektor yang Menjadi Prioritas

Desain istana negara di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Foto: Istimewa

WELFARE.id-Jor-joran untuk bangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Pemerintah telah menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp30 triliun di APBN 2023. Detail kegiatan, kesiapan kegiatan, serta instansi pelaksana kegiatan pembangunan IKN terus dimatangkan dengan Badan Otorita IKN dan kementerian/lembaga terkait.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Menteri PPN/Kepala Bappenas) Suharso Monoarfa menjelaskan, anggaran pembangunan IKN pada 2023 difokuskan untuk beberapa sektor. 

"Untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara pada 2023 disiapkan alokasi anggaran yang difokuskan pada pembangunan jalan. Terutama jalan utama serta jalan tol, termasuk jalan logistik," katanya dalam rapat koordinasi pembangunan pusat 2022 secara virtual, dikutip Senin (25/4/2022).

Pembangunan jalan, lanjutnya, meliputi jalan akses dermaga, jalan kolektor, jalan distrik, serta jalan tol Balikpapan-Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Berikutnya, masih kata dia, infrastruktur dasar permukiman meliputi air minum, pengolahan limbah dan sampah, pemadam kebakaran, dan drainase lingkungan.

"Lalu alokasi anggaran yang telah disiapkan juga difokuskan untuk penyiapan lahan, pembangunan gedung pemerintahan dan penyediaan perumahan. Berikutnya infrastruktur sumber daya air meliputi drainase utama hingga pengendali banjir. Ada pula infrastruktur pertahanan dan keamanan, juga konservasi dan restorasi hutan," paparnya panjang lebar.

Ia juga menambahkan, penunjang kegiatan masyarakat meliputi rumah ibadah, fasilitas pendidikan, kesehatan, dan fasilitas masyarakat serta aset lingkungan lainnya. Anggaran Rp30 triliun itu pun sudah disetujui Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Bendahara negara sudah menyiapkan dana khusus untuk pembangunan IKN di Penajam Paser Utara, Kalimantan untuk mendukung transformasi ekonomi yang inklusif. Wilayah IKN akan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang hijau dan cerdas. 

"IKN yang merupakan nilai strategis akan menghadirkan pertumbuhan ekonomi baru di tengah-tengah Indonesia. Pembangunan yang akan kita biayai dengan creative financing,” ucap Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Tingkat Pusat 2022, Kamis (21/4/2022) lalu.

Upaya creative financing dilakukan melalui beberapa skema. Yaitu, Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), penerusan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), crowdfunding, dan filantropi. Langkah ini dilakukan agar pembangunan IKN tidak memberatkan APBN.

"Kami menciptakan skema pembiayaan dari sumber-sumber lain yang sifatnya non-APBN. Dengan demikian maka APBN bisa terus fleksibel mendukung pembangunan Indonesia,” tuturnya.

Nilai strategis pembangunan IKN yaitu meningkatkan pemerataan pembangunan. Selama ini 58% share pertumbuhan ekonomi berada di pulau Jawa. 

Dengan adanya pemindahan IKN akan mengubah mindset Jawa sentris ke Indonesia sentris. Hal ini berdampak pada sumber pertumbuhan baru. 

Nilai investasi besar yang berlangsung sampai 2045 akan menggerakkan aktivitas konsumsi, properti, dan jasa keuangan. Kementerian PUPR juga akan membangun gedung pemerintah seperti istana negara dan kantor kementerian/lembaga. 

Kementerian Pertahanan dan Polri akan menyiapkan sarana prasarana pertahanan dan keamanan. Kementerian Perhubungan mempersiapkan terminal, pelabuhan, dan bandara. Kemendikbud-ristekdikti dan Kementerian Kesehatan mempersiapkan sarana prasarana, serta dukungan BUMN untuk energi listrik dan TIK. (tim redaksi)

#anggaraniknnusantara
#kementerianppnbappenas
#suharsomonoarfa
#kementeriankeuangan
#apbn2023
#penajampaserutara
#kalimantantimur
#infrastruktur
#danakhusus
#iknnusantara

Tidak ada komentar