Breaking News

Gara-Gara Dirjen Kemendag Jadi Tersangka, DPR RI Bakal Panggil Mendag M Luthfi

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi. Foto: Istimewa

WELFARE.id-Penetapan Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perdagangan (Kemendag) terkait impor minyak goreng, berimbas terhadap Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi.

Pasalnya, dia bakal dipanggil DPR RI. Ketua Komisi VI DPR Faisol Riza mengaku terkejut dengan penetapan Indrasari Wisnu Wardhana (IWW) yang saat ini menjabat sebagai Dirjen Perdagangan Luar Negeri sebagai tersangka dugaan korupsi penerbitan izin ekspor crude palm oil (CPO). 

Pihaknya disebut akan segera memanggil Mendag Muhammad Lutfi untuk meminta penjelasan sekaligus pendalaman kasus tersebut.

"Nanti kami akan dalami melalui panja (panitia kerja) komoditas pangan Komisi VI DPR," ujar Faisol lewat pesan singkat, Rabu (20/4/2022).

Kendati demikian, ia belum dapat memastikan jadwal pendalaman dengan Lutfi akan dilakukan, mengingat DPR saat ini tengah menjalani masa reses. Untuk saat ini, Komisi VI menyerahkan segala proses hukum dugaan korupsi penerbitan izin ekspor CPO kepada Kejaksaan Agung (Kejagung).

”Kita hormati proses hukum, penetapan tersangka oleh Kejagung sudah melalui proses pemeriksaan," ujar Faisol juga.

Untuk diketahui, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin memerintahkan tim penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) untuk mengusut tuntas dugaan korupsi penerbitan izin ekspor CPO dan turunannya. 

Burhanuddin memerintahkan, agar tim penyidikan tak pandang bulu mengusut dugaan keterlibatan banyak pihak dalam kasus tersebut.

Bahkan dikatakannya juga, jika hasil penyidikan harus menyeret seorang menteri ke ruang penyidikan. “Siapa pun, bahkan kalau itu menteri, kalau cukup bukti, dan fakta, kami akan lakukan (penyidikan),” ujar Burhanuddin di Kejagung, Jakarta pada Selasa (19/4/2022).

Empat orang tersangka itu ditetapkan terkait dugaan korupsi dalam penerbitan izin ekspor CPO, dan turunannya periode Januari 2021-Maret 2022. 

Empat tersangka itu, yakni Indrasari Wisnu Wardhana (IWW), yang saat ini menjabat sebagai Direktorat Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri pada Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Tiga tersangka lainnya adalah pihak swasta yakni Stanley MA (SMA) yang ditetapkan tersangka selaku Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Group (PHG). Master Parulian Tumanggor (MPT), ditetapkan tersangka selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia (WNI). Dan Pierre Togar Sitanggang (PTS), yang ditetapkan tersangka selaku General Manager di Bagian General Affair PT Musim Mas. (tim redaksi)


#kasusminyakgoreng
#migor
#kejaksaanagung
#kejagung
#kementerianperdagangan
#kemendag
#dprri
#komisividprri

Tidak ada komentar